Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Sudah Tidur 8 Jam, Tapi Masih Lelah?

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Tidur seringkali menjadi salah satu cara yang efektif untuk mengumpulkan kembali energi. Sayangnya, sebagian orang tetap merasa lemas meski sudah tidur cukup selama delapan jam. Rasa lemas dan tak bertenaga meski sudah mendapatkan tidur yang cukup dapat disebabkan oleh beragam hal. Harper’s Bazaar mengungkapkan setidaknya ada lima hal yang membuat seseorang tetap merasa lemas setelah tidur panjang.

Dehidrasi
Kurangnya asupan cairan dapat membuat tekanan darah menurun sehingga pengiriman oksigen ke otak melambat. Kondisi ini dapat membuat seseorang merasa seperti kurang berenergi. Bila tetap merasa lelah setelah tidur delapan jam, tak ada salahnya menambah jumlah air yang diminum. Air sebaiknya diminum minimal 6-8 gelas per hari.

Masalah Tiroid
Hipotiroidisme merupakan sebuah kondisi di mana tiroid tidak begitu aktif. Seperti diketahui, tiroid merupakan kelenjar yang memproduksi hormon yang mengontrol rasa kantuk dan lapar. Hipotiroidisme merupakan penyebab umum dari tidur berlebih. Bila merasa lemas meski sudah banyak tidur, mungkin pergi ke dokter dapat menjadi solusi. Masalah hipotiroidisme bisa dideteksi melalui tes darah yang sederhana.

Apnea Tidur
Apnea tidur memang bukan kondisi yang umum. Diperkirakan hanya sekitar 3-7 persen populasi yang mengalami kondisi ini. Penderita apnea tidur biasanya terbangun dari tudur karena mereka berhenti bernapas sebanyak lima sampai ratusan kali per jam. Karena mengganggu kualitas tidur, penderita apnea tidur cenderung tidur lebih lama sebagai kompnesasi. Namun penderita tidak sadar bila terbangun sehingga penderita pun kadang tidak mengetahui mereka menderita apnea tidur. Apnea tidur dapat diwaspadai dari beberapa gejala seperti mendengkur, memiliki berat badan berlebih dan bangun dengan rasa sakit kepala akibat kekurangan oksigen di malam hari.

Kesehatan Mental
Merasa depresi tak selalu membuat penderitanya tidur lebih banyak. Akan tetapi, rasa depresi dapat membuat penderitanya merasa lebih berat untuk meninggalkan tempat tidur di pagi hari yang menyebabkan terjadinya tidur berlebih. Tak ada salahnya bila membicarakan masalah depresi kepada orang lain. Sebaiknya depresi dibicarakan dengan tenaga profesional agar mendapatkan penanganan tepat.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *