Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Diprotes Arkeolog, Pemerintah Peru Akan Bangun Bandara di Machu Picchu

taufiqurokhman.com (Peru) – Machu Picchu merupakan reruntuhan suku Inca yang terkenal dan menjadi daya tarik wisata paling terkenal di Peru. Pada tahun 2017, Machu Picchu bahkan berhasil mendatangkan hampir 1,5 juta orang wisatawan. Oleh sebab itu, agar bisa membawa lebih banyak orang ke sana, pemerintah Peru telah memulai pembangunan bandara yang memungkinkan penerbangan internasional langsung.

Akan tetapi, arkeolog, sejarawan, dan ahli konservasi di Peru bersatu untuk mengajukan petisi menentang bandara baru di Machu Picchu tersebut. Rencana pembangunan bandara sudah diumumkan sejak 2012. Tetapi baru awal tahun ini buldoser tiba untuk mulai membuka lahan di sebuah kota Inca yang dianggap sebagai pintu gerbang ke the Sacred Valley.

Untuk sampai ke Machu Picchu, saat ini wisatawan harus terbang ke Bandara Cusco. Bandara itu terletak sekitar 50 mil dari arah selatan situs. Dari sana, ada kereta atau bus yang akan membawa pengunjung ke benteng kuno.

Bandara hanya memiliki satu landasan pacu dan hanya mampu menampung pesawat kecil. Tetapi Bandara Chinchero, bandara baru yang diusulkan nanti, akan mampu menampung pesawat lebih besar dan memungkinkan penerbangan langsung dari Amerika Serikat.

Hampir enam ribu orang telah menandatangani petisi untuk menghentikan pembangunan bandara. Mereka mengatakan proyek itu menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada budaya Peru dan soal kemanusiaan. “Ini adalah lanskap yang dibangun, ada teras dan rute yang dirancang oleh suku Inca. Menempatkan bandara di sini akan menghancurkannya,” kata sejarawan seni Peru di Universitas Cambridge Natalia Majluf pada The Guardian dikutip Travel and Leisure, Kamis (16/05/2019).

Beberapa orang takut bandara internasional baru akan menciptakan badai bisnis yang bersaing untuk penghasilan di sektor pariwisata, dengan hotel dan restoran berantai bermunculan dalam semalam. Pemrotes lain menyatakan keprihatinan bahwa kebisingan dari bandara akan membawa polusi suara dan udara ke beberapa situs paling suci dan bersejarah di Peru.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *