Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Wow, Listrik di Rumah Anda Juga Bisa Diserang Cyber

taufiqurokhman.com (Washington) – Sistem distribusi listrik di Amerika Serikat (AS) secara bertahap dijadikan sistem yang modern serta dialihkan ke jaringan yang pintar (smart grids). Jaringan ini memanfaatkan komunikasi dua arah dan pemrosesan komputer. Hal ini membuat mereka semakin rentan terhadap serangan cyber. Dalam sebuah makalah baru-baru ini di Elsevier International Journal of Critical Infrastructure Protection, Dr. Sujeet Shenoi dari Tandy School of Computer Science, University of Tulsa, AS telah menganalisis masalah keamanan tersebut.

Laporan mereka memberikan kunci penting untuk menjamin keamanan pasokan listrik. “Serangan cyber yang canggih pada infrastruktur materaing yang canggih adalah bahaya yang jelas saat ini,” kata Dr. Shenoi. Serangan semacam itu mempengaruhi pelanggan dan perusahaan distribusi dan dapat mengambil keuntungan dari berbagai bentuk, seperti mencuri data pelanggan yang memungkinkan pencuri untuk menentukan apakah tempat tinggal tidak dihuni misalnya, mengambil alih kekuasaan dari pelanggan tertentu misalnya menggunakan kartu kredit orang lain dan menimpakan tagihan ke mereka.

Infrastruktur matering tingkat lanjut dapat menjangkau area geografis yang luas. Mereka terdiri dari listrik cerdas yang berada di rumah, bisnis dan tempat lain misalnya lampu lalu lintas, juga sistem pengelolaan data. Pengumpul data bertindak sebagai perantara antara listrik dan pengelolaan data. Untuk menilai konsekuensi potensial dari serangan cyber terhadap infrastruktur meteran listrik, Dr. Shenoi dan rekan-rekannya menganalisis infrastruktur listrik canggih yang terdiri dari lebih satu juta sambungan listrik cerdas.

Lebih dari seratus kolektor data dan dua sistem pengelolaan data. Analisis keamanan memberikan evaluasi rinci tentang awal mula serangan pada infrastruktur, elemen yang dapat ditargetkan dalam sistem, dan jenis serangan potensial juga dampaknya. “Skenario yang paling menghancurkan melibatkan worm komputer yang melintasi infrastruktur metering canggih dan melumpuhkan jutaan meter cerdas secara permanen. Hal ini juga bisa merusak beberapa juta meter cerdas akan menyebabkan pemadaman listrik di wilayah geografis besar yang bisa berlangsung dari beberapa bulan sampai satu tahun,” ujar Dr. Shenoi seperti dikutip dari PHYS, Kamis (17/8/2018).

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *