Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Wisata Banten : Taman Nasional Ujung Kulon Tempat Aman Bagi Badak Jawa yang langka

Taufiqurokhman.com … Beberapa pulau indah dengan eksotismenya masing-masing telah menunggu untuk kamu gagahi. Jadi, kenapa ragu untuk berkunjung ke sini? Toh, kamu gak perlu mengeluarkan banyak uang untuk menjelajahi kawasan ini.

Berpapasan dengan badak Jawa yang amat langka dan pemalu di Taman Nasional Ujung Kulon adalah pengalaman yang belum tentu bisa kamu rasakan lebih dari sekali seumur hidup. Cuma di Ujung Kulon, badak Jawa yang jumlahnya tinggal puluhan ekor itu bisa hidup dan berkembang biak. Makanya, pengalaman menjelajahi TN Ujung Kulon sama sekali gak boleh kamu lewatkan.

ujung kulon 2

Taman Nasional ini menjadi Taman Nasional pertama yang diresmikan di Indonesia, dan juga sudah diresmikan sebagai salah satu Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO pada tahun 1991, karena wilayahnya mencakupi hutan lindung yang sangat luas. Sampai saat ini kurang lebih 50 sampai dengan 60 badak hidup di habitat ini.

Taman Nasional Ujung Kulon terletak di Tatar Pasundan bagian paling barat Pulau Jawa, Indonesia. Kawasan Taman nasional ini juga memasukan wilayah Krakatau dan beberapa pulau kecil disekitarnya seperti Pulau Handeuleum dan Pulau Peucang. Taman ini mempunyai luas sekitar 122.956 Ha; (443 km² di antaranya adalah laut), yang dimulai dari tanjung Ujung Kulon sampai dengan Samudera Hindia.

ujung kulon 4

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon memiliki tiga tipe ekosistem yaitu:

Ekosistem daratan/teresterial, terdiri dari hutan hujan tropika dataran rendah yang terdapat di wilayah Gunung Honje, Semenanjung Ujung Kulon, Pulau Peucang dan Pulau Panaitan.

Ekosistem perairan laut terdiri dari terumbu karang dan padang lamun yang terdapat di wilayah perairan Semenanjung Ujung Kulon, Pulau Handeuleum, Pulau Peucang dan Pulau Panaitan.

Ekosistem pesisir pantai terdiri dari hutan pantai yang terdapat di sepanjang pesisir pantai dan hutan mangrove di bagian timur laut Semenanjung Ujung Kulon.

Ketiga ekosistem tersebut mempunyai hubungan saling ketergantungan dan membentuk dinamika proses ekologi yang sangat kompleks di dalam kawasan.

ujung kulon 3

Melestarikan taman nasional ujung kulon adalah tugas kita semua sebagai penduduk indonesia, pentingnya menjaga cagar alam selain untuk melestarika ekosistem juga menjaga sumber udara bersih bumi kita ini agar kelangsungan nya bisa di nikmati oleh anak cucuk kita kelak.

Baca juga: Pantai Sambolo : Tempat Indah Lihat Sunset di Banten

Wisata Banten : Pantai Tanjung Lesung sejuta Keindahan yang Bikin Kangen

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *