Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Ternyata, Ngemil Sebelum Tidur Bisa Turunkan Berat Badan

taufiqurokhman.com (Florida) – Apakah Anda termasuk orang yang suka ngemil alias makan kudapan sebelum tidur malam? Nampaknya kebiasaan ini perlu diperhatikan. Beragam olahan susu dipercaya bisa membantu menjaga kesehatan tubuh apabila dikonsumsi sebelum tidur. Laman News965.com memberitakan, para peneliti dari Florida State University belum lama ini melakukan sebuah penelitian kecil.

Hasil studi sudah diterbitkan di dalam British Journal of Nutrition. Penelitian tersebut fokus pada mengeksplorasi konsumsi protein makanan utuh sebelum tidur bisa memengaruhi metabolisme. Untuk menguji hal tersebut tim peneliti memeriksa wanita muda di atas usia 20 tahun. Mereka memberi keju cottage sekitar 30 sampai 60 menit sebelum tidur. Kemudian peneliti mengukur tingkat metabolisme dan pemulihan otot mereka.

Setelah menganalisa hasil, para ilmuwan menemukan bahwa mengonsumsi 30 gram protein sekitar 30 menit sebelum tidur memiliki efek positif pada kualitas otot, metabolisme, dan kesehatan secara keseluruhan. Hasil juga menunjukkan tidak ada kelebihan lemak di dalam tubuh.

Para ilmuwan mencatat, ini merupakan satu studi nutrisi pertama yang mengharuskan para peserta untuk makan makanan utuh daripada protein shake atau suplemen. “Hingga saat ini kami menganggap makanan utuh yang bisa bertindak sama sesuai dengan penelitian,” ujar Michael Ormsbee, salah satu peneliti.

Para ilmuwan juga menambahkan, penelitian sederhana ini akan membantu mereka dalam melakukan studi kembali di masa depan. Khususnya terhadap penelitian respons metabolik dan makanan utuh. Hal ini penting untuk menambah literatur terhadap makanan utuh yang bekerja sama dengan suplemen protein. Hal ini juga akan memberikan pilihan terhadap nutrisi pre-sleep.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *