Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Ternyata Bulan Miliki Pasokan Air

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Menurut sebuah laporan terbaru, wilayah di bulan memiliki sejumlah besar H2O yang terperangkap. Air tersebut diklaim dapat mendukung penjelajahan bulan pada masa yang akan datang. Cadangan air di sub-permukaan tampaknya terkandung dalam endapan vulkanik dan merupakan bukti lebih lanjut bahwa bulan kaya akan air, kata periset di Universitas Brown.

Shuai Li, rekan penulis studi data satelit mengatakan bahwa pasokan tersebut berpotensi untuk diekstrasi dan digunakan sebagai sumber daya untuk eksplorasi pada masa depan. “Bukti yang berkembang untuk H2O di dalam bulan menunjukkan bahwa air entah bagaimana bisa bertahan, atau dibawa segera setelah dampak asteroid atau komet sebelum bulan benar-benar padam. Apa pun yang membantu menyelamatkan penjelajah lunar masa depan karena harus membawa banyak air dari rumah adalah langkah maju yang besar,” kata Shuai.

Sampai satu dekade yang lalu, para ilmuwan percaya bahwa interior bulan sebagian besar telah habis karena terisi dengan air. Namun, pada 2008, air ditemukan pada manik-manik yang mirip kerikil dan dibawa kembali ke Bumi oleh misi Apollo 15 dan 17. Tiga tahun kemudian, sebuah studi lebih lanjut tentang formasi kristal di dalam manik-manik ditemukan bahwa mereka mengandung air dalam jumlah yang sama dengan beberapa basal di Bumi.

Peneliti di Universitas Brown menemukan bukti air di sejumlah lokasi di seluruh permukaan bulan, termasuk di dekat lokasi pendaratan Apollo 15 dan 17. Ralph Milliken, penulis utama studi tersebut mengatakan bahwa distribusi deposit kaya air di bulan memberi tahu kita bahwa air yang ditemukan di sampel Apollo bukan hanya terjadi pada satu kali. Ralph menambahkan, “Dengan melihat data orbital. Kita bisa memeriksa endapan piroklastik besar (produk ledakan vulkanik) di bula yang tidak pernah dijajah oleh misi Apollo atau Luna.”

“Fakta bahwa hampir semua dari mereka menunjukkan tanda air bahwa sampel yang dibawa oleh Apollo tidak anomali, jadi mungkin saja interior bagian dalam bulan basah,” terang Ralph seperti yang dikutip dari News Sky, Selasa (25/7/2017).

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *