Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Taman Laut Alor Sebanding Hanya dengan Laut Karibia

taufiqurokhman.com – Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu mengatakan wisata taman laut yang menjadi destinasi unggulan di Perairan Pantar, Kabupaten Alor, terus dipromosikan ke berbagai daerah hingga mancanegara. “Pemerintah baik provinsi maupun kabupaten dalam berbagai kesempatan terus mempromosikan destinasi Taman Laut Alor yang sudah terkenal dan keindahannya sudah mendapat pengakuan wisatawan dari berbagai negara,” katanya di Kupang, Selasa (28/3/2017).

Menurut Marius, umumnya kunjungan wisatawan terutama asing ke Kabupaten Alor untuk menikmati keindahan taman laut yang ada di sana. Dinas Pariwisata NTT mencatat, selama 2016 kunjungan wisawatan ke Alor sebanyak 8.792 orang dengan perincian 7.512 wisatawan domestik dan 1.577 wisatawan mancanegara.

Menurutnya, perbandingan jumlah kunjungan wisatawan asing masih jauh di bawah domestik karena umumnya pangsa pasar semua destinasi pariwisata di Nusa Tenggara Timur masih didominasi lokal. “Tidak hanya di Alor namun destinasi unggulan seperti di Labuan Bajo, Pulau Flores, Pulau Sumba, dan Pulau Timor pada tahun-tahun sebelumnya masih didominasi wisatawan domestik,” katanya.

Selat-Pantar-Alor-Untuk itu, lanjut Marius, wisata taman laut di Alor merupakan salah satu destinasi yang selalu dipromosikan hingga ke berbagai negara baik melalui penjualan paket wisata maupun melalui media masa cetak maupun elektronik. Menurut Marius, upaya promosi yang gencar dilakukan tersebut telah menunjukkan hasil. Contohnya pada tahun sebelumnya, puluhan wisatawan dari Darwin, Australia, juga mampir ke Alor menggunakan yacht untuk menghadiri agenda tahunan Expo Alor 2016.

Selain itu, promosi taman laut dilakukan melalui kegiatan lomba foto bawah laut yang melibatkan peserta dari berbagai negara seperti Amerika, Jepang, Australia, Jerman, dan lainnya. “Lomba foto bawah laut ini dilakukan setiap tahun secara bergilir di empat kabupaten yaitu, Alor, Lembata, Flores Timur, dan Sikka,” ujar Marius seraya menambahkan tahun ini akan diadakan di Perairan Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka.

Marius menjelaskan, selain destinasi unggulan taman laut, Alor juga memiliki destinasi wisata alam dan budaya dan religi yang unik seperti Kampung Adat Takpala, keberadaan Alquran dari kulit kayu yang sudah berusia ratusan tahun, dan kehidupan suku pedalaman dengan puluhan bahasa daerahnya. “Semua destinasi ini saling mendukung satu dengan lainnya yang membuat Alor menjadi salah satu daerah wisata unggulan di Nusa Tenggara Timur. Dan yang pasti, Taman Laut Alor sebanding hanya dengan Laut Karibia,” pungkasnya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *