Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Surtsey, Pulau Termuda di Dunia

taufiqurokhman.com (Iceland) – Sekitar 30 kilometer dari pantai selatan Iceland atau yang lebih kita kenal dengan Islandia terdapat sebuah pulau kecil bernama Surtsey yang berusia lebih dari 50 tahun. Surtsey tercatat sebagai salah satu pulau termuda di dunia. Seperti pulau pada umumnya, Surtsey terbentuk karena aktivitas vulkanik bawah laut yang dimulai dari kedalaman 130 meter di Laut Norwegia. Lava cair terus menumpuk dan pecah pada 14 November 1963 hingga terbentuklah Pulau Surtsey.

Surtsey 4Menariknya, kelahiran Surtsey sempat disaksikan langsung oleh awak kapal pukat yang tengah berlayar di sekitarnya. Dari kejauhan, sang kapten kapal awalnya mengira kepulan asap yang ia lihat berasal dari sebuah kapal yang terbakar. Namun ketika diselidiki, mereka justru menemukan sebuah pulau yang sedang tumbuh. Dalam beberapa hari, pulau tersebut berukuran lebih dari 500 meter dengan tinggi mencapai 45 meter. Pulau itu kemudian dinamai Surtur yang berarti dewa api dalam mitologi Nordik.

Pulau tersebut tumbuh seiring gunung berapi yang terus meletus. Saat letusan akhirnya berhenti pada 5 Juni 1967, pulau tersebut telah tumbuh seluas 2,7 kilometer persegi dengan titik tertinggi 174 meter di atas permukaan laut. Namun, sejak akhir letusan, ukuran pulau tersebut mulai berkurang. Pada 2012, luas permukaan pulau ini telah berkurang hingga separuhnya dan ketinggian maksimumnya turun menjadi 155 meter. Pada tingkat ini, pulau ini diperkirakan akan bertahan 100 tahun lagi.

Surtsey 3Yang membuat Surtsey begitu mempesona bagi para ilmuwan adalah cara pulau tersebut dijamah secara perlahan oleh tanaman dan burung. Tanaman vaskular pertama ditemukan tumbuh di bagian pantai pada musim semi tahun 1965. Dalam dua puluh tahun berikutnya, sekitar dua puluh spesies tanaman berhasil teramati di pulau itu. Namun, hanya setengah dari spesies saja yang mampu bertahan di tanah berpasir tersebut.

Ketika burung mulai berdatangan dan bersarang di pulau itu, kotoran mereka membuahi tanah sehingga tanaman yang bertahan hidup mulai tumbuh lebih banyak. Pada 2008, setidaknya terdapat 69 spesies tanaman yang hidup di Surtsey. Selain tanaman, Surtsey juga penuh dengan kehidupan binatang. Sekitar 12 spesies secara teratur ditemukan di pulau itu termasuk fulmar, guillemot, camar, dan puffin Atlantik. Migrasi burung juga menjadikan Surtsey sebagai tempat pemberhentian.

Surtsey 1Untuk membuat ekosistem tetap tumbuh secara alami tanpa campur tangan manusia, sangat sedikit orang yang diizinkan untuk mendarat di pulau ini. Sejak 1965, menurut Amusing Planet, Surtsey telah menjadi cagar alam dan ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *