Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Sungai Cikao Akan Jadi Objek Wisata

taufiqurokhman.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta akan menghentikan aktivitas penambangan pasir ilegal di sepanjang Sungai Cikao, Purwkarta. Sebagai gantinya, sepanjang sungai akan dijadikan sebagai objek wisata baru.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, sampai saat ini ada sejumlah titik yang dijadikan penambangan pasir oleh masyarakat. Penambangan itu dilakukan secara tradisional. “Kita ingin, sungai jadi objek wisata baru,” ujar Dedi, Minggu (25/12/2016).

Dibangunnya objek wisata ini, lanjut Dedi, berawal dari suksesnya penyelanggaran Fertival Walungan Cikao, pekan kemarin. Dengan diadakannya festival perahu, lokasi ini diserbu ribuan penonton. Dengan cara ini, maka sungai yang terhubung langsung ke Citarum ini potensinya cukup tinggi untuk dijadikan objek wisata. Karenanya, pemkab akan berkoordinasi dengan PJT II Jatiluhur untuk menormalisasi sungai tersebut.

Menurut Dedi, spot yang bagus untuk dijadikan kawasan wisata itu mulai dari bawah Jembatan Cilalawak, Desa Kadumekar, Kecamatan Babakan Cikao sampai Kampung Tali Baju, Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur. Spot tersebut, panjangnya sekitar 5 kilometer.

Bila sudah jadi area wisata, lanjut Dedi, maka lokasi ini akan ramai dengan sendiri. Diharapkan, perekonomian masyarakat setempat bisa meningkat karena sektor wisata ini. “Jadi, lebih baik mencari uang dari sektor wisata ketimbang harus menambang pasir,” ujarnya.

Sebab, bila menambang banyak kerugiannya. Yaitu, hasilnya sedikit dan akses jalan darat juga akan mudah rusak karena sering dilalui kendaraan berat pengangkut pasir. Dirut PJT II Jatiluhur Djoko Saputro mengapresiasi usulan pemkab soal normalisasi sungai. Mengingat, kelestarian lingkungan itu sangat penting. Apalagi, normalisasi ini berdampak pada jangka panjang. “Kita dukung. Apalagi, melestarikan lingkungannya bersama-sama dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
rep

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *