Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Setelah Tua, Anda Wajib Makan Banyak Garam

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Terlalu banyak mengkonsumsi garam diketahui bisa menyebabkan serangkaian masalah kesehatan seperti retensi cairan tubuh, kegemukan, hingga hipertensi. Tentu Anda tak ingin mengalami hal mengerikan tersebut, bukan? Oleh sebab itu Anda disarankan untuk membatasi konsumsi garam. Akan tetapi, menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, terdapat beberapa keadaan yang justru mengharuskan Anda untuk makan garam.

1. Saat Anda Akan Mengikuti Marathon
Anda akan mengikuti marathon keesokan hari atau berpartisipasi dalam olahraga dengan intensitas yang tinggi? Well, konsumsi makanan tinggi garam. Sebabnya jenis olahraga dengan intensitas tinggi membuat tubuh membutuhkan asupan sodium yang baik. Jika tidak, maka Anda akan mengalami hiponatremia atau menurunnya kandungan sodium dalam darah yang mengakibatkan pusing dan lemas.

2. Saat Anda Tinggal di Tempat yang Panas
Tinggal di tempat yang beriklim panas otomatis membuat tubuh Anda berkeringat. Keringat yang berlebih ini bisa mengakibatkan penurunan kadar natrium dalam tubuh yang berujung dengan hiponatremia.

3. Saat Anda menderita Nefropati
Nefropati adalah bentuk lain dari penyakit ginjal yang membuat tubuh kesulitan untuk menjaga kandungan atau kadar natrium. Natrium dalam tubuh bisa hilang karena kencing berlebih yang sering dialami oleh penderita penyakit ini. Oleh sebab itu penderita nefropati wajib untuk menjaga kadar sodium di dalam tubuh mereka dengan konsumsi makanan bergaram.

4. Saat Anda Mengkonsumsi Obat Diuretik
Konsumsi obat diuretik bisa menyebabkan ketidakseimbangan mineral dalam tubuh karena seringnya kamu kencing. Hasilnya, tubuh bisa kehilangan sodium dalam jumlah tinggi. Inilah salah satu keadaan dimana Anda wajib mengonsumsi garam.

5. Saat Anda Berusia Lanjut
Mereka yang berusia 80 tahun lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan bergaram. Sebab asupan garam dibutuhkan untuk menaikkan aktivitas otak. Penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang mengonsumsi garam memiliki aktivitas otak yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang diet rendah sodium

6. Saat Anda Menderita Bartter Syndrome
Bartter Syndrome atau Sindroma Bartter merupakan suatu kelainan di mana ginjal membuang elektrolit (kalium, natrium dan klorida) dalam jumlah berlebihan, sehingga kadar kalium dalam darah menjadi rendah (hipokalemia). Penyakit ini kebanyakan terjadi karena faktor keturunan.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *