Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Selama Ini KUR Tidak Tepat Sasaran

taufiqurokhman.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah akan menyempurnakan skema KUR agar penyaluran lebih terarah dan efektif. Sebab selama ini ada daerah dan beberapa sektor kurang menerima manfaat kredit usaha rakyat (KUR).

Bahkan selama ini, KUR lebih banyak disalurkan untuk sektor perdagangan, yaitu 66,8 persen. Sementara mayoritas disalurkan di Pulau Jawa. “Kami akan memperluas lembaga jasa keuangan yang dapat menyalurkan KUR serta meminta lembaga jasa keuangan penyalur KUR untuk lebih fokus pada sektor-sektor produktif dan daerah potensial di luar Pulau Jawa,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad.

Muliaman menambahkan bila penyaluran KUR oleh perbankan pada 2016 sebesar Rp 94,4 triliun. Jumlah itu masih di bawah target sebesar Rp 120 triliun. “Untuk tahun ini, penyaluran KUR ditarget Rp 106,4 triliun,” jelasnya. Menurut Muliaman, KUR terlalu banyak disalurkan ke sektor perdagangan. Padahal, sektor yang lebih banyak menekankan pada jalur distribusi itu tidak banyak membentuk lapangan kerja.

Muliaman ingin kredit lebih banyak disalurkan ke sektor lain yang menjadi perhatian pemerintah saat ini. Misalnya, industri pengolahan, pertanian, dan realestat.

 

jpnn

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *