Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Selama 4 Tahun Big Ben Akan Berhenti Berdentang

taufiqurokhman.com (London) – Menara jam Big Ben merupakan ikon kota London, Inggris danbangunan paling banyak difoto di Inggris. Sayangnya lonceng dari menara Big Ben akan berhenti berdentang selama empat tahun. Namun, para mekanik akan memastikan Big Ben masih bisa berbunyi untuk acara seperti Malam Tahun Baru dan Peringatan Hari Minggu. Hal ini dilakukan dalam rangka pemugaran menara jam paling terkenal di Inggris tersebut.

Menara Elizabeth, yang merupakan rumah Great Clock (nama lain dari Big Ben), saat ini menjalani program kerja restorasi. Perbaikan ini akan berlangsung dari siang hari pada hari Senin tanggal 21 Agustus, hingga tahun 2021. “Saya memiliki kehormatan besar untuk memastikan karya teknik Victoria yang indah ini dalam kondisi prima setiap hari. Program kerja esensial ini akan melindungi jam secara jangka panjang, sekaligus melindungi dan melestarikan rumahnya, Menara Elizabeth,” kata Steve Jaggs, penjaga jam, seperti dilansir dari The Guardian, Selasa (15/8/2017).

Anggota masyarakat diminta menandai momen tersebut dengan berkumpul di Parliament Square untuk mendengarkan dentang terakhir Big Ben sampai mereka kembali pada 2021. The Great Bell, yang populer disebut Big Ben, memiliki berat 13,7 ton dan dibunyikan setiap jam. Big Ben ditemani empat lonceng kecil, yang masing-masing beratnya antara satu dan empat ton dan berbunyi setiap 15 menit. Big Ben telah menjadi penanda waktu dengan pelayanan yang hampir tidak terputus selama 157 tahun. Big Ben terakhir kali berhenti untuk pemeliharaan pada 2007.

Lonceng juga pernah berhenti pada 1983 dan 1985 sebagai bagian dari program pemugaran. Great Clock, yang terdiri dari lonceng Great Bell dan quarter, dioperasikan oleh mekanisme Victorian, yang mengandalkan gravitasi untuk memicu lonceng per jam. Untuk menghentikan lonceng berbunyi, palu akan dikunci dan lonceng terputus dari mekanisme jam, memungkinkan jam terus memberitahukan waktunya tanpa suara. Dengan ketinggian 96 meter, Menara Elizabeth adalah titik fokus Istana Westminster, yang merupakan bagian dari situs Warisan Dunia UNESCO.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *