Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Selain Dokter, Pekerjaan ini Juga Berisiko Tinggi Terjangkit COVID-19

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Badan Kesehatan Dunia atau The World Health Organization (WHO) melalui Direktur Jenderal-nya, Tedros Adhanom Ghabyesus menetapkan Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 sebagai pandemi global, Rabu (11/03/2020) lalu.

Apa yang disampaikan WHO tersebut membuat dunia terpukul seperti terpukulnya beberapa sektor ekonomi yang terdampak langsung. Pun berbagai profesi dan pekerja dengan berbagai profesi yang juga langsung terdampak.

Meski harus mengikuti keputusan yang diambil pemerintah berbagai negara, toh bagi sebagian orang, bekerja demi tetap adanya pemasukan atau demi memberikan pelayanan publik tetap harus dilakukan.

Selama pandemi COVID-19, ada beberapa pekerjaan yang rentan terinfeksi virus itu. Sebagai bentuk edukasi dan antisipasi agar lebih berhati-hati, berikut adalah empat pekerjaan rentan terkena virus corona seperti dilansir dari situs Medical News Today dan NY Times.

Pekerja Medis
Pekerja medis sering disebut sebagai garda terdepan dalam mengatasi virus corona. Jelas saja, merekalah yang berhadapan langsung dengan pasien positif guna merawat dan menyembuhkan COVID-19 yang diderita. Apabila kondisi fisik dokter dan suster tidak baik, maka mereka pun rentan sekali mengidap penyakit serupa.

Pengurus Jenazah
Tahukah Anda bahwa pasien positif corona yang meninggal sekalipun masih bisa menularkan virus? Tak heran, peraturan pemerintah pun meminta jenazah untuk langsung dikebumikan selama kurang dari empat jam. Adapun pengurus jenazah memiliki risiko tinggi terpapar virus corona selama proses penguburan.

Sales
Para pekerja sales juga berpotensi mengidap COVID-19. Ini disebabkan oleh aktivitas harian mereka yang dituntut untuk bertemu dengan banyak pelanggan. Terlebih dengan target yang tinggi, mereka pun tidak boleh takut untuk bekerja lebih giat lagi. Bayangkan jika salah satu orang yang didekati adalah pasien positif corona? Tentu mereka sangat mudah tertular.

Guru dan Dosen
Pengajar umumnya menyampaikan materi di kelas dengan jumlah murid yang banyak. Apabila salah satu diantaranya ada yang terjangkit COVID-19, maka guru pun berisiko menderita masalah kesehatan serupa. Terlebih dengan ruangan yang tertutup dan ber-AC, membuat virus dan bakteri terus berputar di sana. Untungnya kini, banyak sekolah yang mulai diliburkan karena risiko tinggi dari penyebaran virus itu sendiri.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *