Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

SBY Safari Ramadhan Keliling Jawa, Singgah Pertama di Cirebon

taufiqurokhman.com (Cirebon) – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menggelar Safari Ramadhan dengan kereta api. Cirebon merupakan kota perta,a yang dikunjungi SBY bersama sejumlah politikus Partai Demokrat. Kegiatan ini digelar tanggal 12-17 Juni 2017.

Merupakan kegiatan rutin Partai Demokrat untuk menyapa kader dan masyarakat daerah, bersilaturahim dalam suasana penuh keakraban serta bertukar informasi di sejumlah kota di dalam bulan Ramadhan dari waktu ke waktu. Cirebon, kota pelabuhan yang sejak dahulu menjadi magnet bagi sejumlah bangsa asing bahkan para pendatang dari Eropa untuk disinggahi, saat ini ditinggali oleh Suku Jawa, Suku Sunda, keturunan Arab, dan keturunan Tionghoa. “Dengan latar sejarahnya ini, Cirebon menjadi semakin kontekstual dengan event Safari Ramadhan Partai Demokrat yang mengusung topik Pancasila Dan Kebhinekaan,” kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan dalam rilisnya.

SBY KA2Hinca menjelaskan, dalam Manifesto Politik Partai Demokrat yang disusun sejak awal pendiriannya, Partai Demokrat menganut dan mengembangkan paham Nasionalisme-Religius. Hal ini diwujudkan dalam semangat, wawasan dan rasa kebangsaan yang tinggi, serta kecintaan yang mendalam terhadap tanah airnya.

Rasa kebangsaan ini menyatu sekaligus dengan nilai-nilai moralitas dan spiritualitas keagamaan. Partai Demokrat dalam rangkaNation and Character Building ikut berjuang untukmembangun masyarakat dan manusia yang religius dan beretika, yang sekaligus mencintai bangsa dan negaranya.

Selanjutnya, masih disebutkan dalam Manifesto Politik pendirian Partai Demokrat tahun 2001 itu bahwa Partai Demokrat memiliki keyakinan yang kuat bahwa Pancasila adalah merupakan ideologi, falsafah dan pandangan hidup yang tepat untuk bangsa Indonesia dan merupakan kekuatan utama untuk mempersatukan bangsa Indonesia, sekaligus mampu menjadidaya tangkal terhadap disintegrasi bangsa.

Jadi jelas di sini bahwa Partai Demokrat, bukanlah partai yang latah untuk menyesuaikan dan kerap melakukanfine tuneterhadap issue-issue nasional. Latah me-Nasionalis-Religiuskan diri, latah mem-Pancasilakan diri atau latah menunjuk dirinya sebagai partai atau pihak yang (paling) Pancasilais, karena hal tersebutsudah menyatu dalam diri dan darah yang mengalir di nadinya.

Mengenai pluralisme atau kebhinekaan, Partai Demokrat memandang bahwa pluralisme adalah salah satu nilai dan konsensus yang dijiwai oleh semangat Bhinneka Tunggal Ika yang harus terus menerus diimplementasikan dalam kehidupan nasional. Semangat tersebut jangan berhenti di tataran jargon dan retorika, namun mulai dari konstitusi sampai ke tingkat kebijakan pemerintah tetaplah harusdijiwai dan menjunjung tinggi nilai-nilai pluralisme.Kepada pemerintah dan parlemenlah amanah ini disandarkan.

Esok harinya SBY dan rombongan melanjukan perjalanan Safari Ramadhan ke Semarang, kota Lumpia, untuk melanjutkan silaturahmi dan berbagi kasih kepada anak-anak yatim serta mereka yang mampu karena soal satu ini kita bersepakat dengan petuah Sukarno: Karena tidak dapat mengabdi kepada Tuhan dengan tidak mengabdi kepada sesama manusia, karena Tuhan bersemayam di gubuknya si miskin.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *