Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Saresehan Tokoh Banten: Kembalikan Kejayaan Banten

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Dalam rangka memperingati 17 tahun berdirinya Provinsi Banten, Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten menyelenggarakan acara Silaturahmi dan Saresehan Tokoh Masyarakat Banten se-Jabotabek Sabtu, (18/11/2017) di Twin Plaza dengan tema Harapan dan Tantangan Pembangunan.

Sarasehan utama
Pengamat Sekalgus Dekan Fisip Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Dr. Taufiqurokhman, M.Si., bersama Wakil Gubernur Provinsi Banten Andhika Harzumy, S.Sos., M.Si.

Sedianya acara dibuka oleh Gubernur Banten Dr. Wahidin Halim, namun karena gubernur segang mengikuti kunjungan Menteri PUPR di Lebak Banten, kemudian diwakili oleh Wakil Gubernur Banten H. Andhika Harzumy, S.Sos, M.Si., dengan disaksikan oleh para wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Provinsi Banten seperti Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, Dua Anggota DPD RI Dapil Banten Hamid Ali dan Sadeli Karim yang juga Ketua Umum Ormas Mathaul Anwar, Wali Kota Serang Jaman dan Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron serta anggota DPRD Banten Desy dari daerah pemilihan Tangerang.

Dalam acara diskusi ini dipandu oleh Tokoh Muda Banten Anang Rahmatullah diisi oleh nara sumber Ketua PHRI Provinsi, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, mantan Ketua DPRD Banten Aeng Khaerudin, dan Pengamat Pemerintahan dari Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama)/UPDM (B) Dr.Taufiqurokhman, M.Si., yang juga dekan Fisip UPDM (B).

Dalam sambutanya Wakil Gubernur Banten Wakil Gubernur Banten Andhika Harzumy menjelaskan selama tiga tahun kedepan pemerintah Provinsi Banten fokus menjalankan skala prioritas Pembangunan, yaitu pekerjaan rumah terbesar menuntaskan pengangguran, mengingat Banten masuk peringkat empat terbesar di Indonesia yaitu 9 persen atau mencapai 400 ribu jiwa. “Ini adalah PR terbesar yang harus diselesaikan Oleh Pak Gubernur dan Wakil Gubernur dibantu oleh pak Asep selaku Ketua DPRD Banten,” jelas Wakil Gubernur Banten Andhika Harzumy.

Sarasehan13
Pengamat Sekalgus Dekan Fisip Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Dr. Taufiqurokhman, M.Si., bersama Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah

Lebih jauh Wakil Gubernur Banten Andhika Harzumy mengatakan, dalam satu tahun pertama ada tiga skala prioritas yang harus diselesaikan. Pertama Pelayanan Dasar kualitas pendidikan dengan memperkuat dan mengembangkan Pendidikan Vokasi dengan terus menyediakan ruang kelas baru dan membuat sekolah SMK baru di daerah-daerah yang menjadi Tugas dan Fungsi Provinsi. Termasuk menyediakan dana Bos dari AOPBD Provinsi Banten serta memperkuat akseptabilitas kesehatan bagi warga Banten yang akan melakukan rawat inap dan rawat jalan di rumah sakit serta puskesmas dan pusat pembantu di desa-desa. “Ini juga termasuk menggratiskan biaya kesehatan bagi warga masyarakat yang tidak mampu dengan mengeluarkan dana suport dari APBD Banten untuk dana BPJS,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Andhika Harzumy adalah memperkuat pertumbuhan ekonomi dengan mengundangbpara investor dalam negeri dan luar negeri dengan berorientasi menciptakan lapangan pekerjaan padat karya sehingga mampu membuat lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi tingkat pengangguran yang semakin tinggi. Sedangkan untuk tiga tahun ke depan Gubernur Wahidin dan Wakil Gubernur memperioritaskan beberapa orogram kerja yang dirasakan langsung oleh masyarakat Banten. “Program ini sudah masuk dalam RPJMD Propinsi Banten dan baru saja diketuk bersama DPRD Provinsi Banten RPJMD 2017 – 2022. dalam RPJMD disebutkan Pemerintah Daerah akan melakukan penguatan Tata Kelola Pemerintahan dengan menggunakan E-Governance. Yaitu Menguatkan tata kelola keuangan anggaran Propinsi Banten, Membangun jalan infrastruktur Provinsi Banten, Menguatkan dan meningkatkan anggaran belanja pendidikan untuk memperbaiki gedung-gedung sekokah dan menguatkan akseptabilitas pendidikan bagi warga Banten Khususnya dan menyediakan serta memperbanyak sekolah Vokasi yang berorientasi pada siswa lulusan siap pakai dan siap masuk dunia pekerjaan.

Hal tersebut katanya, termasuk di dalamnya penyediaan layanan rumah sakit Banten sedang disiapkan dengan cara online. sehingga setiap warga masyarakat Banten akan mudah mengakses pekayanan kesehatan. dan memberikan Bantuan Operasional bagi kurang lebih sekitar 3.000 pesantren danmemberikan honor bagi guru ngaji sekitar Rp 2 juta rupiah. Sementara, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah menguatkan apa yang dipaparkan oleh wakil Gubernur Banten. Asep Rahmatullah melihat Banten Hari ini sudah berubah dan terus memperbaiki diri.

Sarasehan6Sedangkan Pengamat Pemerintahan dari Universitas Prof.Dr.Moestopo (Beragama) Dr. Taufiqurokhman, M.Si., meminta pada Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Banten Saat ini harus segera menerapkan E-Budgeting dan E-catalog untuk menunjang E-Governance yang sudah digagas Pemerintah Proinsi Banten. Menurut Taufik aspek Transparansi dan kontroling menjadi kata kunci keberhasilan jika Banten ingin mengembaikan Kejayaannya seperti yang digagas oleh Wakil Gubernur Banten.

Sarasehan9“Banten ke depan harus mampu menjadi penopang kegiatan roda pereekonomian nasional Indonesia. Dan Pemerintah Provinsi Banten harus menjalankan BUMD dan jangan sampai tercemar dengan kasus OTT KPK korupsi. Jangan sampai image korupsi melekat pada pemerintah Provinisi Banten. Pendeknya, acara seperti ini harus bisa mengembalikan kejayaan Banten,” tegasnya.

Post Author
admin123
Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *