Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Saat Pandemi COVID-19, NASA Sajikan Pelatihan Astronaut Virtual untuk Anak

taufiqurokhman.com (California) – Wabah Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19 memaksa anak-anak untuk home learning atau belajar jarak jauh. Karena sudah berjalan beberapa pekan, membuat anak-anak mulai merasa bosan.

Badan Antariksa AS (NASA) menyadari, pasti ada anak-anak yang punya hasrat sejenak meninggalan bumi dan melihat alam semesta dari sudut pandang berbeda. NASA pun menyajikan sejumlah materi home learning.

Dilansir dari Science Alert, Minggu (12/04/2020), materi soal dunia luar angksa dan astornaut itu dihadirkan oleh NASA lewat kerja sama dengan International Space Station (ISS). Sejumlah materi itu merupakan materi soal pelatihan menjadi astronaut, membangun hovercraft, meluncurkan roket dan lain lain.

Dengan beragam ilmu terapan itu, anak-anak pun dapat sekaligus mempelajari sains dasar soal lingkungan, kesehatan fisika dan robotik. Seluruh materi itu pun disajikan sesuai dengan masing-masing tingkatan mulai dari anak usia TK hingga usia 12 tahun.

Semua sajian online yang dapat dinikmati secara gratis itu pun dikemas dengan eksperimen yang menarik. Salah satu materi yang paling diminati adalah soal microgravity yang menjawab pertanyaan soal astronaut yang melayang-layang di luar angkasa.

ISS National Lab Education Manager, Dan Barstow mengatakan, sajian ini dihadirkan khusus untuk memberikan alternatif pembelajaran selama pandemi. Selain itu, pembelajaran ini pun diharapkan juga bisa hadi inspirasi.

“Kami mengerti kondisi itu sehingga kami menghadirkan materi yang menarik dan dapat dipahami oleh anak-anak. Lewat eksperimen yang dihadirkan, maka anak-anak pun dapat terlibat sembari melakukan pembelajaran,” kaya Barstow.

Ia pun menekankan, astronaut adalah profesi yang menarik karena mampu melihat keindahan dunia dari luar angkasa. Lewat kemampuanya itu, astronot pun ingin membagikan keindahan itu lewat hasil laporan selama masa ekpedisi.

Menariknya, lanjut dia, saat melakukan ekpedisi, astronot juga dituntut jadi sosok yang serba bisa. Termasuk dalam hal melakukan pengobatan layaknya seorang dokter.

“Lewat seluruh peran itu, astronot ingin membantu kita semua dalam melihat alam semesta yang misterius dan menarik untuk dijelajahi,” ujarnya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *