Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

RUU Pemilu: Presidential Treshold 0% Didukung Banyak Partai

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Akademisi sekaligus Pengamat Kebijakan Publik dan Pemerintahan, Dr. Taufiqurokhman, A.Ks., S.Sos., M.Si., menyayangkan sikap pemerintah yang tidak membuka ruang demokratisasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurut Taufik, sekarang adalah era keterbukaan informasi yang seharusnya membuat pemerintah tidak lagi arogan dan memaksakan kehendak.

Hal tersebut disampaikan oleh Taufiqurokhman menyusul pemberitaan tentang PDIP, Golkar, dan NasDem yang masih bersikukuh bahwa ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold berada di angka 20 Persen. sebaliknya, mayoritas partai menginginkan ambang batas pencalonan presiden ditiadakan atau nol persen. “Seharusnya PDIP, Golkar, dan NasDem bisa membaca Arus besar serta arus demokrasi partai politik yang ada. Karena Banyak regulasi kebijakan pemerintah dan kejadian saat ini tidak didukung oleh Rakyat sebagai pemegang kedaulatan,” jelas pria yang juga seorang dosen ini.

Sebaliknya, kata Taufiqurokhman, saat ini sudah terbukti para pemilik modal, pemangku kepentingan, para pemegang saham, dan kaum kapital sudah banyak yang kandas karena ulahnya sendiri dengan membuat kebijakan yang tidak mengedepankan aspek kepentingan rakyat. “Salah satu contohnya adalah kasus reklamasi dan kasus lainya,” tegasnya.

Untuk itu Taufiqurokhman menghimbau pada pemerintah agar segera merubah kebijakan yang memang sesuai dengan arus besar demokrasi serta keinginan rakyat Indonesia. “Jangan hanya mengedepankan kepentingaan segelintir orang. Terlebih calon presiden yang dukungannya sedikit. Para Komisaris bayangam di Partai Politik dengan mudah mendukung calon yang mengedepankan kepentingan para pemilik modal dan pengusaha yang saat ini sangat keras aromanya di masyarakat,” tegas Taufiqurokhman.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *