Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Ribuan Sopir Taksi Demo Besar-Besaran, Netizen Murka!

Taufiqurokhman.com – Hari ini, (22/3/2016) ribuan sopir taksi dan juga angkutan umum yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) menggelar demo besar-besaran di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat. Sebanyak 5.000 massa diperkirakan mengikuti aksi unjuk rasa ini.

Setelah melakukan demo di depan Gedung DPR, mereka juga rencananya bakal geruduk kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang berlokasi di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Mereka akan menuntut Kemenkominfo untuk membekukan aplikasi taksi online seperti Grab Car dan Grab Taxi.

Mereka menuntut pemerintah untuk memberi tindakan tegas dengan membekukan operasional angkutan umum yang menggunakan mobil berpelat hitam. Mereka menilai operasional kendaraan itu melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Angkutan Jalan.

Pantauan Taufiqurokhman.com di sosial media, aksi demo ini diwarnai kericuhan. Dimana para pendemo juga melakukan sweeping pada taksi yang melintas dan membawa penumpang. Bahkan mereka juga tak segan melakukan perusakan terhadap taksi yang tetap beroperasi di tengah-tengah demo berlangsung.

Aksi sweeping sendiri dilakukan di Jalan Gatot Subroto sekitar 300 meter sebelum halte Trans Jakarta Tegal Parang. Selain di Gatsu, dilaporkan bahwa aksi sweeping juga dilakukan sopir taksi di depan mall FX Senayan.

Netizen Murka

Aksi demo yang dilakukan oleh ribuan sopir taksi di Jakarta ternyata membuat netizen murka. Yap.. mereka marah lantaran demo para sopir taksi itu membuat jalanan Jakarta dan sekitarnya menjadi macet parah. Apa lagi, aksi demo tersebut diwarnai kericuhan yang pastinya sangat bikin resah para pengguna jalan.

Berikut kicauan para netizen di Twitter sebagai bentuk kekecewaan mereka..

twitter1 twitter2 twitter3 twitter4

Dr. Taufiqurokhman, M.Si merupakan seorang mantan DPRD Banten. Kini beliau bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *