Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pulau Okinoshima di Jepang Terlarang untuk Wanita

taufiqurokhman.com (Fukuoka) – Pulau Okinoshima di Jepang sudah ditetapkan menjadi Warisan Dunia oleh badan PBB untuk Pendidikan dan Kebudayaan, UNESCO. Tapi tahukah Anda jika pulau ini merupakan tempat suci yang dilarang untuk dikunjungi perempuan. Pulau itu merupakan tempat bagi Kuil Okitsu, yang dibangun pada Abad ke-17 untuk mendoakan keselamatan para pelaut.

Okinoshima Island01Sebelum masuk ke pulau yang terlarang untuk perempuan tersebut, para pria harus melepas pakaian dan menjalani ritual pembersihan diri. Dan pada saat meninggalkan pulau, mereka juga dilarang membawa cendera mata apapun maupun menceritakan rincian tentang kunjungannya. Sebelum Kuil Okitsu dibangun, Okinoshima yang berlokasi di Munakata, Fukuoka, Jepang ini sudah digunakan untuk ritual mendoakan kapal-kapal, yang antara lain berlayar untuk hubungan perdagangan dengan Korea dan China, seperti dilaporkan koran Japan Times.

Sekitar 8.000 artefak -yang dibawa ke pulau sebagai persembahan dari luar negeri- ditemukan di pulau tersebut, seperti pedang, cermin, maupun termasuk beberapa cincin emas dari Semenanjung Korea. Pulau Okinoshima kini sudah dibuka bagi para pengunjung namun hanya untuk satu hari saja setiap tahunnya, yaitu 27 Mei, namun peraturan-peraturan kunonya masih diterapkan.

Jumlah pengunjung dibatasi hanya 200 orang dengan kewajiban melakukan ritual pembersihan diri di laut dan -ini dia, yang paling kontroversial- hanya untuk laki-laki. Hanya ada seorang penghuni di Pulau Okinoshima, yaitu seorang pendeta Shinto.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *