Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Populasi Semut Merah Ancam Penduduk Inggris

taufiqurokhman.com (Brimingham) – Semut Argentina atau sering disebut semut merah merupakan spesies yang bisa melumpuhkan kabel rumah. Hewan ini diklaim sebagai salah satu spesies invasi terburuk yang tengah mengancam Inggris. Mendapati laporan Daily Mail, Selasa (25/7/2017), serangga yang ditemukan di London dan Brimingham ini membentuk koloni super dengan ratusan ratu dan jutaan pekerja yang dapat terhubung lebih dari ribuan mil.

Mereka diprediksi akan menyerang penghuni asli Inggris yang akan berdampak pada satwa liar, karena negara ini akan menjadi lebih hangat. Semut merah ini menyebabkan sirkuit pendek saat mereka bersarang di kotak persimpangan listrik dan masuk ke selubung plastik di sekitar kabel listrik tembaga. Peringatan tersebut muncul dalam sebuah briefing menjelang pertemuan British Ecological Society di Durham, kemarin.

Argentina Ant dalamPara ahli mengatakan, spesies invasi lain yang mengancam satwa liar asli termasuk lebah Asia, burung kenari harlequin, raccoon Amerika Utara, kerang Quagga, dan ara Hottentot. Profesor Helen Roy, dari Pusat Ekologi dan Hidrologi mengemukakan risikonya dan memperingatkan bahwa suhu yang lebih hangat akan membuat hidup lebih mudah bagi semut. Dia menambahkan, mengubah iklim dapat memfasilitasi spesies invasi yang tidak akan terbentuk.

Semut Argentina memiliki beberapa populasi dalam ruangan di London misalnya, “Dalam beberapa tahun terakhir ini, kami telah melihat populasi dalam ruangan yang tersebar di luar rumah. Dengan sedikit pemanasan iklim, kita bisa melihat semutnya menetap cukup baik. Semut berkepentingan, mereka bisa memiliki dampak ekosistem yang jauh jangkauannya jauh di atas tanah dan di bawah tanah,” ujar Profesor Roy.

Karena semut asli Inggris memenuhi peran berguna seperti mengumpulkan bahan daun dan membunuh serangga lainnya, ia mengatakan bahwa penghancurannya berpotensi merusak satwa liar. Di Tanah Air mereka yakni Amerika Selatan, koloni semut Argentina sangat agresif satu sama lain, membatasi penyebarannya. Tapi di tempat lain, mereka mengadopsi perilaku yang berbeda dan membentuk koloni besar. Profesor Roy berkata, “Salah satu hal yang paling menarik tentang semut adalah bahwa ia membentuk koloni super jutaan semut. Mereka bisa menjadi gangguan masuk ke rumah orang dalam jumlah besar. Ada masalah di sekitar tempat tinggal manusia. Mereka bisa menimbulkan masalah, tidak harus makan kabel, tapi masuk ke ruang kecil, mengganggu pemasangan kabel.”

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *