Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pilkada Banten 2017: Memerlukan Figur yang Paham Lokal Wisdom Menuju Banten Bersatu

Taufiqurokhman.com – Dosen Universitas Taruma Negara (UTN) Serang, Dr. Taufiqurokhman dalam pesan singkatnya mengatakan bahwa Provinsi Banten saat ini memerlukan figur yang paham lokal wisdom demi tercapainya Banten bersatu. Hal ini disampaikannya menjelang Pilkada Banten 2017 mendatang.

Menurut Taufiqurokhman, walaupun Banten sudah banyak berubah ke arah yang lebih baik selama 15 tahun belakangan ini, tapi masih ada hal-hal strategis yang belum juga berubah menempatkan Provinsi Banten tetap menjadi peringkat ke 32 Indeks Pembangunan Manusianya (IPM) dari 34 Provinsi se-Indonesia.

Selain itu, Provinsi Banten, kata Taufiqurokhman, juga membutuhkan Coo Pilot yang bisa memberikan pertimbangam matang untuk berdiskusi.

“Pemimpin Struktur Banten harus ada Pilot (Gubernur) dan Coo Pilot (Wakil Gubernur). Jadi regulasi dan politik anggaran yang dijalankan bisa didiskusikan secara bijak untuk kepentingan masyarakat Banten secara keseluruhan,” ujar Taufiqurokhman.

Taufiqurokhman juga mengatakan bahwa pembanguanan Provinsi Banten untuk kedepannya juga harus bisa visioner dalam membangun Banten yang bisa mengantisipasi perkembangam masyarakat dan kebutuhan pembangunan kesejahteraan masyarakat Banten kedepan.

“Dari enam prioritas yang ditetapkan saat ini perlu dikembangkan lebih luas lagi. Misalnya, penekanan atau pengurangan angka kemiskinan dan pengangguran lebih bertitik awal dalam penanganan kemiskinan dan perkotaan akibat lemahnya daya beli dan daya jual masyarakat yang semakin tergerus oleh kondisi ekonomi nasional. Dimana pertumbuhan ekonomi dan inflasi belum pada titik aman,” jelasnya.

Taufik menekankan bahwa dengan keluarnya Inpres No.1/2016 dan Perpers No.3/ 2018 mengenai pembangunan jalan tol dan infrastruktur di wilayah Banten juga perlu diintegrasikan dengan pembangunan Jalan Lingkar Banten dan sarana Transportasi Kereta Api yang bisa terintegrasi dengan lingkungan sarana transportasi dengan sarana transportasi angkutan barang dari Pelabuhan Merak ke Jalarta.

“Termasuk intergrasi dengan Bandara Internasional yang belum dituangkan dalam satu kesatuan pembangunan di wilayah Banten,” katanya.

Taufiq pun berharap agar Gubernur dan wakil Gubernur terpilih nanti dapat menyelesaikan pembangunan Sarana Transportasi yang terintegrasi antara transportasi darat, pelabuhan dan bandara internasional.

“Termasuk pembangunan bendungan Waduk Karian yang sangat strategis guna penyediaan air bersih untuk ibu kota. Selain itu pembangunan Kita Mandiri Maja Lebak yang bisa diusulkan sebagai alternatif ibukota Jakarta yang sudah padat dan perlu pengembangan wilayah ke derah sekitarnya,” pungkasnya.

Oleh Taufiqurokhman.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *