Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Perintah Berharap Masih Ada Musyawarah Soal RUU Pemilu

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu akan dibahas di rapat paripurna 20 Juli 2017. Ada sebanyak lima paket isu krusial dalam RUU ini yang akan dibawa ke paripurna. Sebelumnya, pembahasan antara DPR dan perwakilan pemerintah belum menemui kata sepakat.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, pihaknya berharap masih ada proses musyawarah di tubuh DPR agar pembahasan di paripurna nanti tidak terlalu alot. “Saya kira kesepakatan Panja dan Panja sudah lapor ke pimpinan DPR, sudah dibahas di bamus. Bahwa tanggal 20 (Juli 2017) itu harus diambil keputusan. Kami berharap masih ada musyawarah, karena masing-masing fraksi sampai hari ini masih ketemu,” kata Tjahjo di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Lima isu krusial yang mengganjal pembahasan RUU ini antara lain presidential threshld, parliamentary threshold, sistem pemilu, metode konversi suara dan alokasi kursi. Pemerintah dan lima partai pendukungnya mengusulkan paket A, yang salah satunya memuat ketentuan presidentila threshold di angka 20%-25%, sedangkan lima fraksi lain mengehendaki lima paket ini dibawa dan dibahas di paripurna.

Tjahjo menyatakan pemerintah tidak akan mengubah sikapnya mengenai besaran presidential threshold. Sebab menurutnya, selama dua kali gelaran pemilu, yakni 2009 dan 2014, pemilihan dengan presidential threshold berlangsung tanpa masalah.

Tjahjo juga menyangkal sikap pemerintah mengenai presidential threshold ini untuk menjegal bakal calon tertentu untuk maju dalam pemilihan presiden mendatang. “Dua kali Pilpres itu ada yang dijegal enggak? Pilpres pertama itu ada lima calon, Pilpres kedua ada Ibu Mega dan pak Prabowo berpasangan yang harusnya bisa empat calon. Karena undang-undang jelas, parpol, atau gabungan parpol. Pemerintah hanya mengatakan pasal aturan yang sudah baik ya ditingkatkan atau dipertahankan,” jelas Tjahjo.

Post Author
admin123
Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *