Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

FISIP Moestopo Ajak Mahasiswa Perangi Narkoba dengan Masuk Laskar BERSAMA

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memerangi narkoba. Salah satu hal yang dilakukan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)adalah dengan menggelar seminar nasional dengan tujuan utama mensosialisasikan berbagai macam bentuk ancaman narkoba bagi generasi muda, Sabtu (21/07/2018).

Seminar nasional dengan tema ‘Mewujudkan Sejuta Laskar Gerakan Nasional Perang Melawan Narkoba’ ini melibatkan organisasi BERSAMA. Irjen Polisi (Purn) Putera Astaman selaku Ketua Umum BERSAMA hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut.

Dalam paparannya, Putera Astaman mengajak, generasi muda khususnya para mahasiswa untuk bergabung menjadi anggota sejuta laskar gerakan nasional perang melawan narkoba. “Saya berharap, dengan bergabungnya mahasiswa Universitas Moestopo menjadi anggota laskar, maka masalah narkoba ini dapat ditekan, terutama tidak masuk ke lingkungan kampus,” harap Putera Astaman.

Senada dengan Putra Astaman, Dekan FISIP Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Dr. Taufiqurokhman, M.Si., dalam sambutannya mengatakan, saatnya Kampus dijadikan basis masif untuk memerangi narkoba. “Seperti diketahui, narkoba sudah sangat mengancam generasi penerus bangsa. Saat ini pemerintah sudah sangat serius memerangi narkoba dan kita juga memiliki kewajiban untuk turut memberantas narkoba dengan mendeclair. Negara ini sudah sangat darurat narkoba,” tegas Taufiqurahman kepada peserta seminar.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen ARTIPENA, Andriansyah yang juga Wakil Rektor I Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyambut baik acara Seminar nasional bahaya narkoba yang diselenggarakan di kampus-kampus. “Saatnya kampus bergandeng tangan untuk memberantas bahaya narkoba yang sudah sangat meresahkan rakyat Indonesia. Indonesia juga sudah masuk dalam zona darurat saat ini. Kenapa demikian, karena hampir jutaan orang Indonesia meninggal karena menggunakan narkoba,” tegas Andriansyah.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *