Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pentingnya Penelitian dan Pengabdian bagi Dosen PT

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Pada era Revulisi dunia digital saat ini, setiap Perguruan Tinggi sedang berlomba menggalakan Tri Darma Perguruan Tinggi seperti yang diamanatkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012, tentang Pendidikan Tinggi Pasal 45, bahwa penelitian di perguruan tinggi diarahkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Dr. Taufiqurokhman, di Jakarta, Minggu (13/8/2017).

Menurut Dr. Taufiqurokhman, dalam pasal tersebut juga ditegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan sivitas akademika dalam mengamalkan dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Ditegaskan Taufik, Pasal 1 Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi juga telah menyebutkan bahwa Standar Nasional Pendidikan Tinggi, adalah satuan standar yang meliputi Standar Nasional Pendidikan, ditambah dengan Standar Nasional Penelitian, dan Standar Nasional Pengabdian kepada
Masyarakat.

“Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa Standar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat adalah kriteria minimal tentang sistem penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada perguruan tinggi yangberlaku di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Dekan FISIP UPDM (B) ini menyebut Di era globalisasi ini Indonesia menghadapi tantangan untuk dapat bersaing dengan negara-negara lain dalam ekonomi berbasis pengetahuan (knowledge-based economy). Oleh sebab itu, katanya, sangat mendesak dilakukan reformasi di bidang penelitian baik dalam kebijakan maupun praktik. “Hasil penelitian yang dilakukan oleh dosen diharapkan dapat menjadi rekomendasi akan bagi perkembangan dunia perguruan tinggi,” terangnya.

Menurut Dr. Taufiqurokhman di negara dengan penduduk 250 juta orang, Indonesia masih kekurangan peneliti berkualitas, terutama peneliti muda. Jumlah peneliti pada lembaga penelitian pemerintah hanya sekitar 9.000 peneliti. Secara kualitas, penelitian di Indonesia masih belum memuaskan di tingkat global, yang diukur dari rendahnya jumlah artikel yang dipublikasikan dalam per review jurnal internasional. “Kedepannya ada suatu pengembangan research yang dilakukan dalam satu publication,” ucapnya.

Hasil survei tahun 2015 menyebutkan hanya PTN Universitas Indonesia saja, masih masuk dalam daftar 1.000 universitas top dunia. Yaitu menempati urutan 600-800 yang termasuk dalam kategori rendah secara kualitas. Di samping itu, kebijakan penelitian masih belum kondusif dalam memproduksi, mengakses, dan menggunakan data/hasil penelitian.

Persoalan mendasar lain menurut Dr. Taufiqurokhman adalah terkait rendahnya kinerja penelitian yang ada dan terbatasnya alokasi pendanaan untuk penelitian. Indonesia merupakan negara dengan investasi terendah dalam bidang penelitian. Alokasi anggaran penelitian hanya berkisar 0,09% dari PDB APBN, sangat rendah jika dibandingkan dengan negara berpenghasilan menengah lain seperti Malaysia dengan investasi sebesar 0,6%, Thailand 0,26%, dan China 1,47%.

Karenanya, menurut Dr. Taufiqurokhman Akademik Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) sudah melakukan inisiasi dengan adanya Indonesia Science Park untuk pendanaan research kedepannya. Selain bekerjasama dengan luar negeri untuk menginput data pendanaan tersebut, begitu juga Kemristekdikti RI sudah bekerjasama dengan Kemenkeu untuk pendanaan penelitian tersebut dapat segera terealisir dengan menggunakan pola pendanaan berdasarkan hasil penelitian.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *