Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pengguna Medsos Diminta Pahami Pancasila untuk Lawan Hate Speech

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Pengguna media sosial diminta memperhatikan nilai-nilai Pancasila dengan tujuan agar tidak ada ujaran kebencian (hate speech) di media sosial. “Saat ini Pancasila digencarkan kalau ada konflik horizontal padahal P4 orde baru itu penting. Kalau berinternet Anda melanggar Pancasila tidak usah berinternet,” ujar pakar hukum teknologi informasi Edmon Makarim dalam acara seminar bertajuk Indonesia dan Ancaman Siber yang Merajalela di Jakarta Selatan, Sabtu (10/6/2017).

Apalagi saat ini menurut Edmon banyak komentar-komentar di media sosial yang menggunakan kata-kata kasar. Padahal, Pancasila mengajarkan untuk menjadi manusia yang beradab. “Orang masuk di internet sila kedua jadi tak beradab. Orang upload masuk dua paragraf di medsos, selebihnya komentar sumpah serapah,” imbuhnya.

Edmon juga menilai kejahatan dunia maya bukan dilakukan penggunanya. Namun seorang yang membuat program software dan hardware yang harus bertanggungjawab. “Cyber crime yang menjadi penjahat bukan pengguna tapi yang bikin program, wanna cry gara-gara apa, ini tidak ada manusia yang sempurna membuat program. Tapi kalau ini program jelek tapi digunakan bisa dibilang sarana kejahatan, turut serta,” katanya.

“Anda pakai email nama sebenarnya enggak mungkin buat jahatin orang tapi kalau pakai nama inisial kasarung, batman, apalah itu sudah pasti buat kejahatan,” pungkasnya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *