Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pendaftaran Calon Anggota KPU dan Bawaslu Sudah Dibuka, Ini Syaratnya!

Taufiqurokhman.com – Tim seleksi (Timsel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan calon Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membuka pendaftaran calon komisioner KPU dan Bawaslu, terhitung mulai dari tanggal 25 September 2016 sampai 3 November 2016 mendatang.

Wakil Ketua Timsel Ramlan Surbakti menjelaskan syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk mendaftar sebagai calon komisioner berdasarkan Pasal 11 UU No. 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu. Apa saja? Yang pasti dia harus seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dan berusia minimal 35 tahun dengan tingkat pendidikan minimal sarjana.

“Tugas anggota KPU, bukan hanya buat aturan dan kebijakan namun juga melaksanakan secara teknis pemilu. Itulah mengapa, usianya bukan pensiun, karena tugasnya itu,” kata Ramlan baru-baru ini seperti dikutip Taufiqurokhman dari laman kemendagri.go.id, Selasa (4/10/2016).

Sementara untuk posisi Bawaslu, kata Ramlan, pihaknya meminta calon yang mendaftar memiliki pengetahuan hukum dan pengalaman pengawasan.

“Kita perlukan calon bawaslu yang mengetahui hukum, terutama yang punya pengalaman memantau ketentuan administrasi pemilu,” tambah Ramlan.

Selain itu, soal indepensi. Artinya di sini tidak menjadi anggota parpol atau sudah terhitung mundur dari keanggotan sejak 5 tahun lalu saat mendaftar.

“Bukan tidak simpati dengan parpol, namun supaya netral,” ujar dia.

Pendaftar juga disyaratkan memiliki kemampuan kepemimpinan serta integritas sehingga mampu mencapai tujuan penyelenggaraan Pilkada.

“Pendaftar perlu memiliki kepemimpinan, kemampuan meyakinkan teman maupun staf supaya bisa bersama-sama mencapai tujuan,” kata dia.

Ramlan pun berharap banyak masyarakat yang bersedia mendaftar menjadi anggota KPU dan Bawaslu selama periode 2017-2022.

“Harapan kita banyak yang bersedia mendaftar dan punya kemampuan dalam masyarakat,” tutup Ramlan.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *