Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pemerintah AS Minta Setiap Drone yang Melintas Miliki ID

taufiqurokhman.com (Washington) – Perkembangan jumlah pesawat komersial dan konsumen dalam beberapa tahun terakhir melonjak drastis. Namun, banyak pengguna yang tak menyadari tempat di mana mereka seharusnya menerbangkan drone-nya. Dengan penerbangan yang berpotensi berbahaya ini, pihak berwenang mencari metode yang efektif untuk mengidentifikasi pesawat tak berawak dan pemiliknya dari jarak jauh, sebelum memutuskan untuk menjatuhkan drone yang melanggar batas penerbangan.

Mengingat, akan ada risiko orang yang berada di sekitar drone tersebut. Federal Aviation Administration (FAA) belum lama ini bertemu dengan spesialis pertama yang berfokus pada masalah ID dan solusi pelacak drone. FAA juga mengajak lebih dari 70 perusahaan dan organisasi yang terkait dengan industri pesawat tak berawak atau siapa saja yang berminat dalam pengembangannya. The Unmanned Aerial Systems (UAS) Identification dan Tracking Aviation Rulemaking Committee (ARC) mencakup orang-orang seperti Departemen Kepolisian New York, Asosiasi Pilot Jalur Udara, DJI, Qualcomm, dan Amazon, yang telah menghabiskan beberapa tahun terakhir Mengembangkan pesawat tak berawak, Prime Air.

Seperti DJI, mereka telah menguji sebuah sistem yang memungkinkan petugas penegak hukum di lapangan mengisyaratkan sebuah pesawat tak berawak di udara. Usulan pada Maret, ‘kerangka identifikasi elektronik’ DJI akan membuat pesawat tak berawak mengirimkan lokasi dan nomor registrasinya, dengan menggunakan peralatan radio yang sudah dibangun di drone miliknya dan dapat dengan mudah diadopsi oleh pabrikan lain. “Ini adalah contoh lain bagaimana industri UAS berinovasi terhadap permasalahan yang muncul, dan kami berharap dapat bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya tentang bagaimana menerapkan sistem terbaik,” kata DJI Brendan Schulman seperti dikutip dari Digital Trends, Minggu (2/7/2017).

FAA kabarnya juga akan merekrut petugas penegak hukum untuk mengurus ID drone dari jarak jauh dengan menggunakan peralatan khusus.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *