Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pasca KLB Gizi Buruk, Masyarakat Asmat Komitmen Stop BAB Sembarangan

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Masyarakat Kampung Ayam Distrik Akat Kabupaten Asmat Papua mendeklarasikan komitmen Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) demi berperilaku hidup bersih dan sehat. Dalam siaran pers dari laman Kementerian Kesehatan, Sabtu (16/03/2018), saat ini seluruh warga Kampung Ayam sebanyak 589 orang sudah tidak ada lagi yang BAB sembarangan dari sebelumnya hanya 138 orang menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Salah satu petugas kesehatan Flying Health Care Kemenkes gelombang IV Eza Yulia Pearlovie mengatakan deklarasi tersebut merupakan deklarasi pertama di Asmat terkait Sanitasi Total Berbasis Mandiri (STBM). Dia mengatakan, berubahnya perilaku masyarakat tidak lepas dari dorongan kepala Kampung Bruno Amanko yang menjadi ketua dalam program STBM.

Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat Bartholomeus Bokoropces memberikan penghargaan kepada warga Kampung Ayam berupa fasilitas sanitasi atas perubahan perilaku yang diterapkan. Eza mengatakan, program tersebut berhasil karena melakukan pendekatan kepada pimpinan masyarakat setempat, seperti kepala kampung, tokoh agama, tokoh adat, dan bekerja sama dengan Babinsa.

Selain itu, Eza pun berpesan kepada warga agar tidak lagi BABS seperti saat deklarasi. “Harus bisa menjadikan Kampung Ayam sebagai kampung percontohan dunia di saat ada keterpurukan KLB,” kata Eza.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *