Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Partisipasi Pemilih di Pemilihan Gubernur Jabar Terus Digenjot

taufiqurokhman.com (Soreang) – Partisipasi pemilih dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Wakil Gubernur Jawa Barat pada 27 Juni mendatang terus digenjot di Kabupaten Bandung. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung menargetkan dan optimis jumlah partisipasi masyarakat bisa mencapai 90 persen.

Divisi Program dan Data KPU Kabupaten Bandung Asep Wanda mengatakan target partisipasi pemilih di Kabupaten Bandung sesuai berdasarkan target KPU Jawa Barat. Target 90 persen dianggap wajar dengan jumlah pemilih yang ada mencapai 2.3 juta pemilih. “Kami harap target KPU Jawa Barat bisa diraih yaitu 90 persen,” ujarnya, Senin (18/06/2018). Dia mengatakan, target partisipasi pemilih tahun ini lebih tinggi dibandingkan dalam Pilgub Jabar periode sebelumnya. Pihaknya yakin dengan target tersebut bisa terealisasi.

Ia mengungkapkan, jika target hanya mencapai 80 persen maka tetap bersyukur. Sebab di periode sebelumnya hanya 69 persen. Katanya, yang terpenting adanya upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pemilih.

Asep mengatakan waktu pemilihan yang hanya tinggal hitungan hari menjadi tantangan KPU mengoptimalkan proses sosialisasi kepada para pemilih. Dirinya juga mengajak dan mengimbau pemilih tidak golput pada hari H pencoblosan. “Ini kan pesta demokrasi untuk memilih siapa calon pemimpin terbaik. Makanya kami anjurkan dan tanpa henti berharap pemilih yang punya hak suara bisa mengeluarkan pendapatnya dengan mencoblos,” katanya.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, sudah selesai mendistribusikan surat suara untuk Pilkada Jabar 27 Juni mendatang. Menurut Komisioner KPU Jabar Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Agus Rustandi beberapa jenis logistik untuk Pilkada Jabar sudah didistribusikan ke kabupaten/kota. Namun, yang pendistribusiannya sudah 100 persen baru surat suara. “Kalau surat suara, sudah 100 persen pendistribusiannya ke 27 kabupaten/kota,” ujar Agus.

Agus menjelaskan, total kebutuhan surat suara se-Jabar ditambah cadangan 2,5 persen sebanyak 32.559.592. Dari jumlah tersebut, setelah disortir yang rusak ada 7.685. Sedangkan surat suara yang pengirimannya kurang ada 4.342. “Jadi, total kekurangan surat suara yang belum terdistribusikan ada 11.795 lembar,” katanya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *