Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Partai Demokrat Nilai Kompetisi Pilkada DKI Terlihat Sudah Tidak Tertib

taufiqurokhman.com – Dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/01/2017), Partai Demokrat merespons terkait dinamika dalam Pilkada DKI Jakarta. Partai berlambang bintang mercy ini melihat kompetisi Pilkada DKI Jakarta sudah tak fair dan tidak tertib. “Media sosial telah menjadi wilayah yang sangat tidak sehat serta penuh dengan black campaign dan negative campaign,” demikian isi pers rilis tersebut.

Rilis tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen Hinca IP Pandjaitan. Menurut Partai Demokrat, gejala ketidaknetralan negara beserta aparaturnya mulai tampak terlihat dan campur tangan kekuasaan dinilai telah melampaui batas.

Dalam rilis tersebut disebutkan rakyat telah melihat penegakan hukum yang berat sebelah dan terkesan dicari-cari. Hal ini, menurut mereka dapat merusak asas keadilan hukum yang mestinya berlaku untuk semua. Karena itu, kata dia, kekhawatiran bakal adanya kecurangan dalam proses Pilkada DKI Jakarta mulai tercium meningkat. “Ini membuat situasi Jakarta menjadi tidak kondusif bagi berlangsungnya Pilkada yang yang fair dan demokratis,” kata mereka.

Untuk itu, demokrat meminta negara dan pemerintahannya netral dalam Pilkada DKI Jakarta. Selain itu, demokrat mendesak pemerintah mencegah terjadinya kecurangan secara manual maupun digital di Pilkada nanti demi tegaknya Pilkada yang jujur dan adil. Partai Demokrat berharap KPUD dan Bawaslu melaksanakan tugasnya dengan jujur, adil, dan profesional. KPUD dan Bawaslu harus mencegah dan menindak tegas semua bentuk pelanggaran.

Di sampaing itu, Partai Demokrat juga mengharapkan pers dan media massa memberitakan Pilkada DKI Jakarta secara adil dan berimbang. Termasuk menjaga akurasi dan kebenaran berita. Selain itu, TNI maupun Polri dan BIN juga diharapkan netral sehingga tidak merusak disiplin dan etika keprajuritan dan kepolisian. Aparat penegak hukum juga tidak mencari-cari kesalahan pasangan calon yang diusung Partai Demokrat. “Partai Demokrat mengajak masyarakat Jakarta untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 15 Februari 2017 mendatang. Jangan tergiur dengan politik uang,” katanya.

Demokrat juga menyerukan kepada kadernya dan relawan Agus-Sylvi melawan bentuk kecurangan. Intimidasi dan ketidaknetralan aparatur negara termasuk TNI, Polri, dan BIN. Termasuk mewaspadai pemilih yang tidak tercatat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tertentu.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *