Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Pada HUT ke-11 BNPP, KADIN Hidupkan Lagi Bidang Wilayah Perbatasan, Edy Suryadi: Sesuai dengan Program Nawacita Presiden

taufiqurokhman.com (Jakarta) –  Salah satu program prioritas di Nawacita Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) adalah Membangun Indonesia dari Pinggiran, dari Desa, dan dari Pulau Terdepan Hingga Perbatasan. Artinya, pembangunan tidak lagi terpusat di perkotaan (Sentralisasi), melainkan harus dilakukan menyebar di seluruh pelosok Indonesia (Desentralisasi).

Hal inilah yang menjadi konsentrasi utama Ketua Bidang Wilayah Perbatasan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) RI, Edy Suryadi dalam bekerja.

Dijelaskan Edy Suryadi, wilayah perbatasan merupakan salah satu bidang yang kembali menjadi program di struktur KADIN RI 2021-2026, di bawah kepemimpinan Ketua Umum KADIN, Arsjad Rasjid yang terpilih pada Musyawarah Nasional (Munas) yang dilaksanakan 31 Juli sd 1 Agutus 2021, di Kendari, Sulawesi Tengara.

Terpilih sebagai Ketua Bidang Wilayah Perbatasan KADIN, Edy Suryadi yang sebelumnya menjabat Ketua KADIN Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dijelaskan Edy Suryadi, selain menjalankan ide Presiden Jokowi dengan Inpres Nomor 1 Tahun 2021, tentang Percepatan Pembangunan di Wilayah Perbatasan, pihaknya juga akan lebih memperhatikan pemerataan dan pertumbuhan pembangunan di perbatasan.

“Bidang Wilayah Perbatasan KADIN ini dibentuk dalam rangka penyesuaian struktur pemerintahan sebagai Mitra Strategis Badan Nasional Pengelola Perbatasan yang sudah eksis selama sebelas tahun berdiri di Indonesia yang dinahkodai oleh Menteri Dalam Negeri merangkap Kepala BNPP,” jelas Edy Suryadi saat peringatan HUT ke-11 Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia, dengan tema ‘Perbatasan Negara Kokoh, untuk Indonesia Tangguh dan Tumbuh’, Jumat (17/09/2021).

Lebih jauh Edy Suryadi menjelaskan, saat ini ada sekitar 15 provinsi, 54 kabupaten/kota serta 222 lokasi prioritas di kecamatan dan 1.137 desa di perbatasan. Karenanya, setelah pelantikan Pengurus KADIN RI Periode 2021-2026 akan menyambungkan kembali program kerja dengan BNPP dan menindaklanjuti MoU yang pernah dilaksanakan pada tahun 2011.

Tak lupa, kata Edy Suryadi, Bidang Wilayah Perbatasan KADIN RI mengucapkan selamat kepada Kepala BNPP yang sudah meluncurkan tiga program pada tahun 2021, yaitu program Pojok Baca Digital (POCADI) yang dibangun di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) guna meningkatkan literasi baca dan digital bagi masyarakat perbatasan.

Selain itu juga ada program peluncuran buku ‘Inovasi Sains’, yaitu Pembangunan Perbatasan Indonesia yang diinisiasi oleh Forum Perguruan Tinggi untuk Perbatasan Negara (Forpertas) yang beranggotakan 11 Perguruann Tinggi Negeri, dengan koordinatornya Rektor Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Buku ini sebagai salah satu bentuk pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tak hanya itu, ada juga program Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) yang bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dalam rangka mendukung program Reformasi Birokrasi, serta membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, terpercaya, akuntabel, dan transparan.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *