Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Olahraga, Menjelang Berbuka atau Sehabis Sahur?

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Memilih waktu yang tepat untuk berolahraga saat sedang berpuasa di bulan Ramadan memang agak dilematis. Melakukannya di pagi hari, sore atau malam hari, masing-masing punya plus minus. Di pagi hari, udara masih segar dan tenaga masih prima karena baru saja makan sahur. Tetapi sesudahnya, ada risiko kelelahan dan bahkan dehidrasi jika intensitasnya berlebihan. Sedangkan di sore hari, tubuh pasti sedang lemas-lemasnya untuk diajak bergerak. Bagaimana sebaiknya mengatur waktu yang tepat?

Menurut praktisi kesehatan olahraga, dr Michael Triangto, SpKO pilihan waktu yang tepat untuk olahraga saat puasa bisa ditentukan berdasarkan intensitas dan tujuannya. Intensitas yang dimaksud adalah berat atau ringannya olahraga yang dilakukan. Olahraga dapat dilakukan di pagi hari jika bertujuan untuk membuat badan tetap bugar dan meningkatkan metabolisme tubuh. Tapi perlu diingat, di pagi hari tidak dianjurkan melakukan olahraga yang berat, cukup yang ringan saja.

Berat atau ringannya intensitas olahraga bisa dilihat dari denyut jantung saat beraktivitas. Bisa juga dengan cara yang lebih mudah yakni tes bicara. Jika seseorang masih bisa berolahraga sambil ngobrol, bisa dikatakan intensitasnya ringan. Sebaliknya jika napas sampai tersengal-sengal dan susah berbicara, tandanya intensitas olahraganya cukup tinggi.

Kelebihan lain dari olahraga di pagi hari setelah sahur adalah dapat dilakukan bersama keluarga. “Nah itu kan ada waktu bersama dengan keluarga, kitanya sehat, keluarga lebih dekat,” ujar dr Michael.

Post Author
admin123
Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *