Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Menyusui Menurunkan Risiko Terkena Kanker Rahim

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif benar-benar memberikan manfaat, baik untuk bayi maupun ibunya. Tim peneliti Australia mengatakan, wanita menyusui berada pada risiko yang lebih rendah mengembangkan kanker rahim. Periset di QIMR Berghofer Medical Research Institute mengatakan, wanita yang menyusi setidaknya satu anak, berisiko lebih rendah tertular kanker rahim. “Kami mendapati bahwa semakin lama wanita menyusui setiap anak, semakin besar risiko kanker rahim mereka berkurang, sampai 9 bulan ketika pengurangan risiko Plateaued,” kata Susan Jordan selaku Kepala the Cancer Causes and Care research group di QIMR Berghofer yang dikutip Zeenews, Jumat (2/6/2017).

Untuk penelitian ini, tim QIMR Berghofer menganalisis data yang dikumpulkan dari 26.000 wanita Australia. Lebih dari 9.000 di antaranya memiliki kanker rahim. “Kami melihat wanita-wanita tersebut telah menghabiskan waktu menyusui selama hidup mereka. Kami menemukan, wanita yang pernah menyusui memiliki risiko 11 persen lebih rendah terkena kanker rahim daripada wanita yang tidak pernah menyusui,” jelas Jordan.

Dalam hasil tersebut juga terlihat korelasi yang menarik antara durasi menyusui dan menurunnya risiko tertular kanker rahim. Wanita yang menyusui selama 3 sampai 6 bulan memiliki 7% lebih rendah terkena kanker rahim. Sementara, wanita yang menyusui selama 6 sampai 9 bulan berisiko 11 persen lebih rendah terkena kanker rahim. “Dengan kata lain, seorang wanita yang menyusui 2 anak selama 9 bulan masing-masing memiliki sekira 22 persen lebih rendah risiko kanker rahim daripada wanita yang tidak pernah menyusui anak-anaknya,” papar Jordan.

Namun, tidak setiap wanita mampu menyusui, dan Jordan mengatakan ada hal lain yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko kanker rahim. Menurutnya, memiliki anak akan mengurangi risiko Anda, minum pil kontrasepsi oral juga dapat mengurangi risiko kanker rahim, tapi hal terbaik yang harus dilakukan adalah memastikan diri memiliki gaya hidup sehat. “Makan dengan baik, hindari kenaikan berat badan, dan berolahraga secara teratur, itu semua adalah kunci untuk mengurangi risiko kanker rahim,” pungkasnya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *