Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Mendagri Sebut Sudah Terima Fatwa MA Terkait Ahok, Tapi Rahasia

taufiqurokhman.com – Mendagri Tjahjo Kumolo telah mengantongi surat balasan dari Mahkamah Agung mengenai fatwa perlu atau tidaknya Basuki Tjahaya Purnama diberhentikan sementara. Akan tetapi, Tjahjo mengatakan bahwa surat tersebut sifatnya rahasia. “Sudah, surat MA ‘kan rahasia. Tidak bisa saya umumkan, tapi sudah saya terima,” ujar Tjahjo ketika ditanya wartawan mengenai fatwa MA terkait Ahok usai menghadiri rapat koordinasi Asian Games 2018 di Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (20/2/2017).

Perlu atau tidaknya Ahok dinonaktifkan ini menjadi polemik. Hal tersebut terkait tafsiran aturan yang menyebutkan kepala daerah yang didakwa dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun harus diberhentikan sementara. Terkait dengan kasus penistaan agama, Ahok didakwa dengan dua pasal yang bersifat alternatif. Pasal utama memiliki ancaman hukuman penjara 4 tahun, sedangkan pasal alternatifnya memiliki maksimal hukuman 5 tahun. Dari situlah polemik berasal.

Dalam kesempatan sebelumnya, sebelum menerima fatwa MA, Tjahjo mengatakan dirinya meyakini bahwa UU Pemda yang dikaitkan dengan status Ahok tersebut memiliki banyak tafsir. Hal itu menjadi alasan dia hingga kini belum memberhentikan Ahok dari jabatan Gubernur DKI. Tjahjo pasang badan atas keputusannya tidak memberhentikan Ahok. “Saya meyakini bahwa antara UU Pemda dan dakwaan itu multitafsir, maka saya yakin betul saya pertanggungjawabkan kepada Pak Presiden apa yang saya putuskan untuk belum memberhentikan, belum loh ya, belum memberhentikan sementara ini karena multitafsir,” kata Tjahjo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *