Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

25 PTS Laksanakan KKN Tematik di Belitung Timur

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Ratusan mahasiswa dari 25 perguruan tinggi swasta di Jakarta akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di Kabupaten Belitung Timur (Beltim) pada 31 Juni hingga 13 Agustus 2017 mendatang. Kepastian pelaksanaan KKN itu setelah Bupati Beltim, Yuslih Ihza melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memarandum of Undertanding (MoU) dengan Kepala Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah III Jakarta, Dr. Ir. Illah Sailah, MS., di Kantor Kopertis Wilayah III Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Acara penandatanganan tersebut disaksikan oleh Rektor Institut Kalbis, Sablin Yusuf, Plt. Sekda Beltim, Evi Nardi, Ketua Komisi II DPRD Oman Anggari, sekretaris Kopertis Wilayah III Patut Pujogiri, Kepala Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Nursal, Kepala BP4D Peris Nainggolan, dan Kabag Pemerintahan dan Kerjasama Setda Sayono, serta Pejabat di lingkungan Kopertis Wilayah III.

Kepala Kopertis Wilayah III, Illah Sailah mengatakan dari berbagai daerah yang mengajukan untuk menerima KKN Kopertis wilayah III, pilihan jatuh ke Kabupaten Beltim. Meskipun belum pernah datang ke Belitung, ia mengatakan kesan dan berita tentang Beltim sangat akrab di telinga para rektor dan pejabat di Kopertis wilayah III. “Kita sering sekali mendengar tentang Belitung Timur, sehingga kita jatuh hati. Di antara kabupaten di Pantai Barat Pulau Bintan, Batam, dan Natuna, pilihan kita jatuh ke Belitung Timur,” ungkap Illah.

Illah mengatakan, dari 41 kampus swasta yang melaksanakan KKN, 25 di antaranya menyatakan tertarik untuk ikut KKN bersama di Kabupaten Beltim. Bahkan meski sempat dihapuskan dari kurikulum, mayoritas mahasiswa antusias ikut KKN. “Banyak sekali perguruan tinggi yang meninggalkan KKN. Padahal presiden baru saja menandatangani Perpres tentang Kualifikasi Mahasiswa Indonesia. Di dalamnya ada tentang pengabdian kepada masyarakat itu harus jadi luaran kurikulum perguruan tinggi,” jelas Illah.

Wanita bergelar doktor ini menyebutkan, tema KKN akan difokuskan pada kesehatan, pendidikan, industri kreatif, serta pariwisata. Ia pun menyebutkan, fokus itu sangat cocok jika diaplikasikan di kabupaten Beltim. “Efektifnya pelaksanaan akan kita lakukan selama dua minggu, 40 hari itu dengan perhitungan 3 jam perhari, kalau dua minggu kita full dan bermukim. Luar biasa saya lihat animo mahasiswa untuk berempati, mengabdi, sekaligus belajar,” ujarnya.

Untuk anggaran KKN, pembiayaan akan didanai oleh kampus, pendonor, serta sponsor dari pihak ketiga. Selain itu, Kopertis juga akan bekerjasama dengan Angkatan Udara dan Angkatan Darat untuk memobilisasi mahasiswa KKN. Sementara itu, Bupati Beltim mengatakan, Pemkab Beltim siap mendukung pelaksanaan KKN kampus swasta di Kabupaten Beltim. Ia menilai banyak manfaat yang akan diperoleh baik bagi pemerintah maupun masyarakat. “Kita akan dapat bantuan pemikiran dan ilmu pengetahuan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Mahasiswa KKN juga akan membantu pemerintah dalam mendidik serta mengembangkan potensi di masyarakat,” kata Yuslih.

Selain itu, mahasiswa yang melaksanakan KKN di Kabupaten Beltim juga akan memberikan pemasukan tidak langsung bagi daerah. Mereka juga diharapkan dapat menjadi promosi bagi Kabupaten Beltim. “Mahasiswa KKN kan nanti akan menjadi marketing yang baik, mereka akan menceritakan kepada saudara dan teman-temannya tentang potensi wisata ataupun investasi yang ada. Mereka menginap juga otomatis membawa uang yang akan dibelanjakan di kabupaten Beltim,” pungkas Yuslih.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *