Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Lima Produk Ini Merusak Lingkungan

taufiqurokhman.com (London) – Ternyata kerusakan lingkungan tak melulu disebabkan oleh sampah plastik, sedotan, atau limbah rumah tangga dan pabrik. Tanpa kita sadari, ternyata obat atau makanan yang kita manfaatkan sehari-hari juga ikut berkontribusi pada kerusakan alam. Dikutip dari BBC, berikut lima produk yang bisa merusak lingkungan.

Alpukat
Kabar buruk bagi pecinta alpukat. Ternyata, budidaya buah berwarna hijau ini tidak ramah lingkungan. The Water Footprint Network, yang fokus pada kampanye hemat air, menghitung dibutuhkan 272 liter air demi mendapatkan satu buah alpukat siap panen. Investigasi pada 2011 oleh otoritas perairan Cile mendapati adanya 65 perkebunan alpukat yang secara ilegal mengalihkan aliran sungai ke lahannya. Perbuatan itu dituding menyebabkan kekeringan sehingga penduduk sekitar kekurangan air bersih untuk konsumsi dan mencuci.

Pil Kontrasepsi
Pil kontrasepsi memang berguna menahan laju pertumbuhan penduduk. Akan tetapi sebuah studi di Swedia oleh Lina Nikoleris mengungkap sisi lain pil kontrasepsi. Dalam tesisnya di Lund University, Lina menemukan hormon ethinyl-estradiol (EE2) di pil kontrasepsi. EE2 merupakan versi sintetis oestrogen. Namun, kandungan ini rupanya dapat mengubah perilaku dan genetik beberapa jenis ikan. Ketika terbuang bersama kotoran manusia, EE2 akan memengaruhi genetik salmon, ikan air tawar, dan kecoa. Studi juga mengungkap EE2 membuat ikan lebih sulit menangkap makanan.

Shampo
Minyak sawit dimanfaatkan tak hanya sebagai bahan masak namun juga campuran aneka produk kecantikan seperti sampo, lipstik, deterjen, dan pasta gigi. Akan tetapi, pembukaan lahan kelapa sawit telah merusak ribuan hektar hutan hujan tropis sehingga mengancam kehidupan satwa liar seperti orang utan. Laporan WWF pada 2018 menyebut pembukaan lahan sawit menimbulkan produksi masif karbon dioksida, memperburuk perubahan iklim, dan merusak habitat orang utan.

Nanas
Di Kosta Rika, salah satu negara penghasil nanas terbesar di dunia, ribuan hektare hutan dimusnahkan demi membuka perkebunan nanas. Federasi Konservasi Kosta Rika menyebut tindakan itu merupakan perusakan alam yang tidak bisa lagi diperbaiki. Kerusakan makin parah karena nanas adalah tanaman monokultur yang membutuhkan semprotan pestisida selama pembudidayaannya.

Pewangi Ruangan
Pewangi ruangan kerap kita gunakan untuk membuat udara ruangan lebih segar dan mengusir bau apek. Namun, Anda perlu tahu pada pewangi ruangan terkandung bahan kimia yang disebut limonene. Limonene inilah yang berperan menimbulkan bau citrus atau jeruk pada pewangi. Acara BBC bertajuk Trust Me, I’m a Doctor mencoba bereksperimen dengan limonene. Ketika bahan tersebut disemprotkan ke udara terbentuklah formaldehid. Paparan formaldehid berkontribusi menyebabkan asma dan penyakit lainnya termasuk kanker.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *