Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Langsung Tidur Setelah Makan Malam Bisa Bikin Stroke

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Setelah makan malam, biasanya mata akan terasa mengantuk. Akan tetapi, apakah sehat setelah makan malam langsung beranjak tidur? Setelah makan malam, sistem tubuh bekerja sangat keras dalam mencerna isi makanan dan otak mengarahkan darah mengalir dari semua organ untuk membantu proses pencernaan. Akibatnya, ketika darah diarahkan menjauh dari otak, maka wajar untuk menjadi lelah dan membutuhkan istirahat.

Itulah alasan mengapa Anda mengantuk setelah makan malam. Sekarang, mari kita cari efek buruk dari langsung tidur setelah makan malam seperti dikutip dari laman Boldsky, Sabtu (19/8/2017)

1. Heartburn
Bila Anda berbaring tepat setelah malam malam, maka asam yang membantu proses pencernaan, cenderung bergerak ke tenggorokan. Hal ini bisa menyebabkan sensasi terbakar di sekitar daerah dada yang disebut heartburn. Hal ini pada akhirnya membuat Anda susah tidur.

2. Memengaruhi Kualitas Tidur
Tidur setelah makan malam tidak disarankan karena dapat menyebabkan insomnia, gangguan tidur yang sering dialami banyak orang. Kita semua mungkin tahu apa yang terjadi jika kualitas tidur akan terpengaruh. Ketidakemampuan kita melakukan yang terbaik sepanjang hari sebagian besar disebabkan oleh kualitas tidur yang buruk. Jadi, yang terbaik adalah jangan sampai perut kenyang saat kita berbaring di tempat tidur.

3. Meningkatkan Risiko Diabetes
Kadar gula dalam darah bisa naik saat Anda tidur setelah makan malam tanpa melakukan aktivitas apapun. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Selalu dianjurkan untuk tidur 2 jam setelah makan malam.

4. Gangguan Pencernaan
Kita memiliki risiko gangguan pencernaan yang lebih besar karena tubuh tidak dirancang untuk melakukan prosesnya segera setelah makan malam. Kembung dan surutnya asam tidak begitu baik untuk pencernaan. Saat kita tidur, tidak ada bantuan gravitas untuk menekan isi makanan ke dalam perut. Juga, karena penutupan katup antara pipa perut dan makanan yang tidak tepat. Kemungkinan asam yang seharusnya membantu proses pencernaan masuk ke kerongkongan, sehingga menyebabkan korosi pada lapisan dalam pipa makanan.

5. Risiko Stroke
Pencernaan optimal dapat menyebabkan keuntungan menjaga tekanan darah dan tingkat kolesterol yang optimal di tubuh kita. Kegagalan yang dapat menyebabkan peningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk stroke. Menurut berbagai penelitian, tidur setelah makan memiliki kelemahan karena menyebabkan acid refluks yang bisa berujung pada stroke.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *