Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Klarifikasi Mendagri soal Rektor Dipilih Presiden

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Ramainya pemberitaan yang menyebut rektor dipilih Presiden dibantah oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. Dijelaskan Mendagri, pemilihan rektor diwacanakan akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Presiden. Menurutnya, hal tersebut dilakukan mengingat rektor memiliki jabatan strategis dan sangat berpengaruh terhadap proses pembelajaran mahasiswa, termasuk penanaman ideologi.

Dalam keterangan tertulisnya, lebih jauh Mendagri mengatakan, rektor merupakan jabatan strategis yang dipilih Senat Perguruan Tinggi dan Pemerintah melalui Mendikti. Sama seperti pejabat eselon I dan Sekda Provinsi, nama-nama calon akan dikonsultasikan kepada tim penilai akhir (TPA). Baru kemudian pejabat eselon I dan Sekda Provinsi akan dikonsultasikan kepada TPA yang dipimpin presiden.

Mekanisme yang sama diusulkan untuk diterapkan pada pemilihan rektor. “Dikonsultasikan kepada TPA yang dipimpin Bapak Presiden (Jokowi). Setelah hasil cek TPA dan KSN plus MenPAN dinyatakan clear, langsung disetujui bapak Presiden melalui TPA. Demikian juga rektor, melalui pembantu presiden yakni Menristekdikti, hasilnya dilaporkan kepada Bapak Presiden, sehingga Bapak Presiden tahu siapa rektor perguruan tinggi karena dipilih senat perguruan Tinggi dan usul pemerintah lewat Menristekdikti,” sambungnya.

Wacana tersebut sudah disampaikan Tjahjo kepada para rektor melalui forum yang diadakan di Kemendagri. Pemerintah punya alasan sendiri mengapa konsultasi terhadap Presiden perlu dilakukan dalam proses pemilihan rektor. “Semata pemerintah satu dan fungsi perguruan tinggi tetap diharapkan kritis dan memberikan solusi kepada pemerintah pada setiap pengambilan keputusan politik pembangunan di pusat maupun di daerah,” tutur Tjahjo.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *