Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Kenali Makanan yang Akibatkan Gagal Jantung

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Banyak dari pria paruh baya yang mengetahui asupan yang berisiko gagal jantung sehingga menguranginya. Ada pula yang belum menyadari makanan yang berpotensi gagal jantung. Menurut Jyrki Virtanen, peneliti dari Universitas Eastern Finland-Kuopio, asupan protein yang lebih tinggi dari sebagian besar sumber makanan dikaitkan dengan risiko yang juga lebih tinggi bagi para pria.

Makanan yang kaya protein seperti daging, unggas, ikan, kacang kering dan kacang polong, telur, kacang, serta biji-bijian memang memiliki banyak nutrisi. Tetapi sebenarnya daftar makanan itu juga dikaitkan dengan 33 persen risiko tinggi gagal jantung di kalangan pria paruh baya. Namun ada protein yang tidak berisiko terhadap jantung. “Hanya protein dari ikan dan telur yang tidak terkait dengan risiko gagal jantung,” kata Jyrki Virtanen, dilansir laman Indian Express.

Penelitian sebelumnya telah menghubungkan diet protein, terutama dari sumber hewani dengan peningkatan risiko diabetes tipe dua bahkan kematian. Penelitian menunjukkan bahwa pria paruh baya dengan asupan protein susu yang lebih tinggi seperti susu, mentega, dan keju memiliki 49 persen risiko gagal jantung lebih tinggi. Namun, sekali lagi, kata para peneliti hanya protein dari ikan dan telur yang tidak terkait dengan risiko jantung,

Konsumsi protein hewani ditemukan meningkatkan risiko sebesar 43 persen. Sementara protein nabati meningkatkan risiko sebesar 17 persen. Terdapat sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation: Heart Failure, yang mengambil sampel 2.441 pria, berusia antara 42 dan 60 tahun dan diperiksa selama 22 tahun. Para peserta dibagi menjadi empat kelompok berdasarkan asupan protein harian mereka.

Kelompok dibagi antara pengonsumsi protein lebih tinggi dan yang lebih rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk 334 kasus gagal jantung yang didiagnosis selama penelitian, 70 persen protein dari sumber hewan dan 27,7 persen dari sumber tanaman. The American Heart Association merekomendasikan pola diet yang mencakup berbagai buah dan sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak, unggas, ikan, kacang-kacangan, minyak nabati non-tropis dan kacang-kacangan. Selain itu, dianjurkan membatasi asupan manisan, minuman manis dan daging merah.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *