Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Kenali dan Cintai Bukit 1000 Bintang

taufiqurokhman.com (Kuningan) – Mungkin Anda belum pernah mendengar Bukit 1.000 Bintang meski lokasinya tidak terlalu jauh dari Ibukota Jakarta, yakni Desa Batuluhur, Kecamatan Pesawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pemandangannya sangat indah dan eksotis. Selain itu, Bukit 1.000 Bintang menawarkan panorama alam yang tak akan membuat kita bosan memandangnya.

Kita bisa menikmati suguhan pemandangan dengan leluasa, karena letaknya yang berada di padang rumput. Dari tempat yang berada di ketinggian 1000 mdpl itu, kita bisa menyaksikan gagahnya gunung Ciremai, dan bukit-bukit yang berbaris di depanya. Belum lagi, pemandangan kota Cirebon dan lautnya pun bisa kita nikmati. Malam harinya, mata kita tak akan berhenti takjub dengan keindahan alam. Jika cuaca cerah, bintang-bintang akan terlihat sangat indah. Belum lagi cahaya lampu dari kota cirebon. Dipastikan mata kita enggan untuk berkedip.

Bukit-Seribu-Bintang-BSBOleh karena pemandangan bintang-bintang yang tampak ribuan itu lah tempat ini dinamakan bukit seribu bintang, selain karena memang berada di ketinggian 1.000 mdpl. Tidak berhenti sampai di situ, kita pun bisa menuju lokasi tempat tumbuhnya bunga abadi Edelweis. Bunga tersebut hanya dapat ditemui pada ketinggian 2000 mdpl. Namun, untuk melihatnya, kita harus berjalan kaki selama 30 menit untuk mencapai ketinggian tempat bunga bernama latin Anaphalis Javanica itu berada. “Setiap akhir pekan tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan,” kata Ketua Kelompok Wisata Pujangga Manik, Dodo Widodo belum lama ini.

Bahkan, pengelola wisata itu memberikan bagi wisatawan yang ingin camping menggunakan tenda, atau penginapan yang memang sudah disediakan. Ada beberapa penginapan yang dibangun oleh pengelola wisata. Bahkan, tersedia pula warung bagi mereka yang tidak ingin susah-susah masak sendiri untuk sekadar makan atau pun minum-minuman hangat. Fasilitasnya pun semakin lengkap dengan adanya toilet umum.

Dodo menyatakan, objek wisata itu dulunya merupakan bekas lahan Perhutani yang sudah tidak terpakai lagi. Karena tak terurus dan lahannya yang mayoritas rumput, setiap tahun terjadi kebakaran. Oleh karena itulah, Dodo bersama komunitas warga setempat berupaya memberdayakan potensi alam yang luar biasa itu agar bisa bermanfaat. Hingga akhirnya, mereka mencoba menembus jalan yang terjal dan melewati hutan demi menggali potensi Bukit 1000 Bintang.

Harga tiket masuk tempat wisata ini terbilang mahal. Rp 50 ribu untuk anak TK-SMP, dan Rp 75 ribu untuk SMA dan Mahasiswa. Sedangkan untuk umum dikenakan biaya Rp 100 ribu. Mahalnya tiket itu karena untuk menuju lokasi hanya bisa menggunakan kendaraan offroad atau 4WD.

Post Author
admin123
Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *