Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Jurug Waru, Eksotisme Trenggalek

taufiqurokhman.com (Trenggalek) – Keindahan alam Kabupaten Trenggalek tidak diragukan lagi. Salah satunya adalah wisata alam Jurug Waru yang berada di Desa Watuagung, Kecamatan Dongko. Eksotisme air terjun, telaga serta bebatuan yang unik siap memanjakan akhir pekan dan hari libur wisatawan.

Begitu sampai di Jurug Waru, mata Anda langsung dihadapkan dengan pemandangan yang begitu istimewa. Air terjun yang muncul dari sela-sela bebatuan serta telaga jernih, dijamin akan menghilangkah rasa penat maupun stres. “Sensasinya begitu berbeda dibanding dengan destinasi wisata yang lain, batuan-batuan alam yang ada di sekitarnya juga cukup unik, apalagi airnya jernih banget dan segar,” kata salah seorang pengunjung, Jumat (31/3/2017).

Jurug WaruHamparan telaga berwarna hijau yang ada di sekitar air terjun seakan membawa kita ke alam yang lain. Pengunjung biasanya bermain-main air di tepi telaga, sambil mengabadikan eksotisme alam tersebut melalui mata kamera. Untuk menghindari kecelakaan, pengunjung yang tidak bisa berenang disarankan untuk tidak bermain hingga ke tengah danau, karena kondisi air cukup dalam.

Salah satu spot yang paling menarik pengunjung adalah bebatuan yang ada di dekat air terjun. untuk menjangkaunya, pengunjung harus melewati tepian tebing yang relatif curam dengan bantuan tangga bambu. “Di tengah batu itu asik sekali untuk berfoto, karena airnya kelihatan hijau sekali,” ujarnya.

Puas dengan menikmati suasana air terjun serta telaga, pengunjung bisa bergeser ke atas air terjun dengan menyusuri jalan setapak. Di aliran sungai Jurug Waru, kita dimanjakan dengan air sungai yang jernih yang mengalir di sela-sela bebatuan.

Jurug Waru berada kurang lebih 30 kilometer dari pusat kota Trenggalek, sebelum ke lokasi pastikan stamina kesehatan anda dalam kondisi fit, karena setelah lokasi parkir di perkampungan warga, pengunjung harus menyusuri jalanan sepanjang 300 meter yang berliku dan curam dengan berjalan kaki. “Kalau akses dari kota sampai tempat parkir masih relatif mudah, tapi setelah itu cukup menantang. Namun itu semua akan terbayar lunas kalau sudah sampai di lokasi,” imbuhnya.

Sementara itu menurut salah seorang penjaga, Margini, destinasi wisata alam di desanya ramai dikunjugi wisatawan saat akhir pekan dan hari libur. Pengunjung yang datang berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur dan sekitarnya. “Pesan saya, kalau berkunjung ke sini, jangan berenang di tengah atau di bawah air terjun itu, karena cukup dalam dan banyak bebatuan,” katanya.

Penasaran dengan wisata Jurug Waru, silakan langsung meluncur ke Desa Watuagung, Kecamatan Dongko , kabupaten trenggalek. Routenya, dari pusat kota Trenggalek ambil jalur menuju Kecamatan Panggul atau Pacitan, sesampai di Puskesmas Pandean, belok kiri hingga SD Negeri I Pandean. Selanjutnya, ambil arah ke kanan dan lanjutkan perjalanan kurang lebih 3,5 kilometer. Agar tidak tersesat usahakan selalu bertanya kepada warga sekitar.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *