Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Jika Anak Minta Gawai, Harus Berani Katakan Tidak!

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak meminta orang tua berani mengatakan tidak saat anak meminta gawai. “Orangtua harus berani mengatakan tidak pada pemberian gawai, khususnya pada anak-anak berusia di bawah lima tahun,” kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait Minggu (09/06/2019).

Dia menyarankan orang tua harus mendorong anak melakukan aktivitas lain, seperti bermain di luar ruangan, baik sendiri maupun bersama teman. Dengan itu, ketika anak sampai di rumah, dia tidak mengingat gawai karena lelah. “Itu salah satu, tak menjawab keseluruhan, itu salah satu mengalihkan dari gawai,” ujar dia.

Menurut Arist, lebih baik membiarkan anak menangis dan menjerit daripada memberikan gawai. Sebab, dia menegaskan, tidak ada korelasinya memberikan gawai untuk kepentingan anak.

Arist mengatakan pemberian gawai hanya kesenangan sesaat yang merugikan anak tersebut, misalnya, radiasi, sesak, keseimbangan motorik menurun. “Itu salah satu alasan untuk berani mengatakan tidak, meskipun anak mengamuk,” kata dia.

Arist mengatakan orang tua lebih baik membiarkan anak-anak bermain hujan-hujanan, gedrik/ingklik, pasir, dan lain-lain. Menurut Arist, memberi pengertian pada anak tidak menjawab persoalan darurat gawai. Karena itu, orang tua harus pintar mengalihkan perhatian anak. “Harus cara-cara seperti itu, tak ada tips sempurna, karena itu merupakan tandu,” kata dia.

Selain itu, dia meminta orang tua tidak permisif memberi gawai, ketika tidak mau diganggu. Sebab, ketika anak sudah adiktif dengan gawai, maka mereka menolak permainan lainnya. “Memberi gawai supaya anak diam, justru merusak anak itu,” ujar Arist.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *