Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Jetlag Berpotensi Picu Kanker

taufiqurokhman.com (London) – Bagi Anda yang sering melakukan perjalanan udara dengan melintasi zona waktu, mungkin kerap mengalami perubahan waktu tidur atau merasa lelah setelah perjalanan panjang. Situasi yang biasa disebut Jetlag ini ternyata memiliki pengaruh pada kesehatan.

Penelitian terbaru di Inggris menyatakan, setiap dua menit terdapat seorang yang didiagnosis mengidap kanker karena jetlag. Hal tersebut dipengaruhi perubahan waktu yang Anda rasakan setelah menempuh perjalanan ratusan bahkan ribuan kilometer yang nyatanya dapat memengaruhi protein yang bertugas menekan kanker.

Penulis utama Dr Angela Relgio dari Universitas Charit-Medical Berlin mengatakan, waktu memiliki komponen penting sebagai penekan tumor. Perbedaan waktu yang dialami seseorang setelah melakukan perjalanan panjang tentunya mempengaruhi ketahanan tubuh dalam menekan bibit tumor dan kanker. “Jam internal kita selaras dengan isyarat cahaya dan gelap eksternal, dan mendorong perilaku dan tingkat aktivitas orang sehingga jika terjadi perubahan waktu maka seluruh kebiasaan kita akan berubah pula,” kata Angela dilansir laman Dailymail.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *