Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

IPI Ubah Sampah Jadi Tenaga Listrik

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Pengembangan pembangkit listrik dari sampah menjadi salah satu prioritas pemerintah saat ini. Salah satu IPP, PT Indopower Internasional (IPI) memanfaatkan sampah menjadi sumber energi bersih dan mampu mengurangi pencemaran lingkungan.

Chief Executive Officer (CEO) PT Indopower International (IPI), Harun Al Rosyid, mengatakan PT IPI memiliki satu mesin yang dikhususkan menggunakan bahan bakar utama sampah untuk dapat menghasilkan energi, seperti listrik.

Ia mengatakan teknologi ini menjadi salah satu cara untuk menjawab permasalahan sampah. “Saat ini kita terus tingkatkan kapasitas dan keandalannya. Ini komitmen kita untuk dapat menyerap sampah yang menjadi permasalahan di Tanah Air, ujar Harun. Teknologi yang ditawarkan IPI dengan memproduksi IPI-AWS, merupakan salah satu inovasi yang menarik dalam menanggulangi permasalahan sampah di Indonesia,” ujar Harun melalui siaran persnya, Selasa (06/11/2018).

Harun menjelaskan sampah saat ini memang masih menjadi persoalan di Indonesia, khususnya di kota besar. KLHK mencatat, pada 2017 volume sampah di Tanah Air mencampai sekitar 65,8 juta ton. Di 2018, volume sampah rumah tangga dan sejeinis sampah rumah tangga diprediksikan meningkat menjadi 66,5 juta ton. Sebagai contoh, TPST Bantargerbang, Bekasi, menerima kiriman sampah dari Provinsi DKI Jakarta, sekitar 6.500 hingga 7.000 ton per hari.

Harun menjelaskan berbagai langkah terus dikembangkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mengurangi sampah, mulai dari edukasi pengurangan plastik hingga mendaur ulang sampah. Salah satu inovasi yang dilakukan menciptakan mesin pengolah sampah, baik organik dan organic, yang dilakukan PT Indopower Internasional (IPI), yaitu Advance Waste Conversion System (AWS). “Harapannya teknologi yang dikembangkan untuk memanfaatkan sampah menjadi sumber energi bersih dan mampu mengurangi pencemaran lingkungan,” ujar Harun.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *