Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Hukum dan Keutamaan Puasa di Bulan Ramadhan

Taufiqurokhman.com – Marhaban ya Ramadhan. Tak lama lagi, kita akan memasuki bulan suci ramadhan 1437 H. Marilah kita menyambutnya dengan penuh suka cita dan kegembiraan. Puasa di bulan ramadhan sendiri hukumnya wajib. Karena merupakan salah satu Rukun Islam keempat yang harus dilakukan oleh setiap insan manusia muslim di seluruh dunia (termasuk laki-laki dan perempuan).

Pengertian puasa sendiri menahan lapar, haus, hawa nafsu, berpikiran buruk, fitnah berbohong dan lain sebagainya yang dimana waktunya dimulai dari waktu imsak sampai terbenamnya matahari atau bedug magrib.

Puasa Ramadhan itu wajib bagi setiap muslim yang baligh (dewasa), berakal, dalam keadaan sehat, dan dalam keadaan mukim (tidak melakukan safar/perjalanan jauh). Yang menunjukkan bahwa puasa Ramadhan adalah wajib yaitu firman Allah Ta’ala,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah [2] : 183). Kata ‘kutiba’ dalam ayat ini berarti diwajibkan.

Yang diwajibkan secara khusus adalah puasa Ramadhan. Allah Ta’ala berfirman,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185).

Dari ayat di atas jelas bahwa puasa itu adalah wajib. Artinya jika dikerjakan berpahala, dan jika tidak dikerjakan kita berdosa.

Berikut adalah keutamaan puasa di bulan Ramadhan:

  1. Puasa adalah jalan meraih ketakwaan
  2. Puasa adalah sebab dosa-dosa diampuni, apabila dikerjakan berdasar iman dan ikhlas.
  3. Pahala puasa melimpah ruah, apabila dilakukan sesuai dengan adab-adabnya.
  4. Puasa adalah perisai dari perbuatan yang haram.
  5. Puasa adalah perisai dari api neraka.
  6. Bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah dari aroma kasturi.
  7. Meraih dua kebahagiaan dengan puasa, yaitu kebahagiaan ketika berbuka dan ketika berjumpa dengan Allah tabaraka wa ta’ala.
  8. Masuk surga dari pintu khusus yang bernama Ar-Royyan.
  9. Puasa dan Al-Qur’an adalah dua amalan yang akan memberi syafa’at bagi pemiliknya di hari kiamat.
  10. Doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak.

Semoga artikel ini bisa menambah ilmu dan pengetahuan terkait dengan hukum dan keutamaan menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si merupakan seorang mantan DPRD Banten. Kini beliau bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Comments

2 Comments
  1. posted by
    bintang
    May 29, 2016 Reply

    Mohon maaf lahir bathin pak :), Good article 🙂

    • posted by
      admin123
      May 31, 2016 Reply

      maaf lahir bathin juga pak 🙂

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *