Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

HMI Cabang Bandung Lantik Kepengurusan Masa Juang 2016-2017

Taufiqurokhman.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung telah melaksanakan pelantikan pengurus masa juang 2016-2017 di Gedung Serba Guna (GSG) Masjid Salman ITB, Bandung, Sabtu (23/4/2016) malam.

Menurut Ketua Umum (Ketum) HMI Cabang Bandung periode 2016-2017, Ganjar Darussalam, program kerja di sistem kepengurusan yang baru ini akan berjalan sesuai dengan dengan apa yang telah dibahas dengan rapat kerja nantinya.

“Kita menyesuaikann program kerja baik dalam hal pengkaderan atau penyingkapan yang menyesuaikan dengan kondisi-kondisi sekitar,” katanya saat ditemui tim Taufiqurokhman di sekitar halaman Masjid Salman ITB, Bandung.

Ganjar menambahkan, pihaknya akan melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik sesuai dengan bidang-bidang yang telah mereka miliki.

“Termasuk kita kan ada di ruang lingkup kota. Artinya, kita juga harus bersinergis dengan pemerintah kota untuk memajukan daerah kita,” tambahnya.

Ganjar mengakui, pengkaderan HMI saat ini memang sedang mengalami penurunan. Dimana menurutnya, HMI sudah tidak lagi menjadi daya tarik untuk bisa bergabung menjadi keanggotaan HMI itu sendiri.

Penyebabnya, menurut Ganjar adalah karena masuknya arus-arus globalisasi yang telah masuk ke kampus-kampus, modernisasi, termasuk pragmatisme dan paling parah hedonisme yang tidak lagi menciptakan ketertarikan.

“HMI mengalami degradasi moralitas, karena salah satunya HMI menghindari masjid-masjid kampus. Nah, ini yang akan kita perbarui lagi. Saya juga mengajak para kader-kader HMI di kampus, dan mohon dengan sangat agar nongkrongnya kita, ngumpulnya kita itu di masjid-masjid. Karena Insya Allah keberkahan dari masjid itu bisa nempel di HMI,” jelasnya tegas.

hmi1
Aidul Fitriciada Azhari, senior HMI yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Yudisial Republik Indonesia (Kiri) didampingi Dr. Taufiqurokhman, M.Si (Kanan)

Sementara senior HMI, Aidul Fitriciada Azhari yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Yudisial Republik Indonesia mengatakan bahwa soal naik turunnya sistem kepengurusan itu sudah biasa. Tapi kata dia, yang penting regenerasi tersebut terus berjalan.

“Intinya, sebenarnya ini kan bagian dari proses kaderisasi ya. Saya harap ini terus menerus dan tak ada jeda. Artinya akan terus continue. Jadi secara organisasi harus terus berjalan,” jelasnya.

Soal intelektualitas sendiri, menurut pengamatan Aidul, agak berkurang. Makanya, dia minta agar para kader HMI terus fokus paada intelektualitas, sehingga mereka tidak ditarik ke dalam pragmatis politik.

Aidul pun tak memungkiri kalau saat ini HMI telah mengalami penurunan dan sangat jauh dari masjid. Dia berharap, dengan adanya kepengurusan yang baru ini, HMI yang telah kehilangan moralitas itu bisa kembali mensejahterakan masjid.

“HMI kan memang sempat merosot ya, kehilangan moralitas dan mereka juga telah menjauh dari masjid. Jadi harapannya ya bisa kembali ke masjid dan mensejahterakan masjid,” pungkasnya.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si merupakan seorang mantan DPRD Banten. Kini beliau bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *