Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Hadapi Wabah COVID-19, Ini Vitamin dan Mineral Terbaik untuk Jaga Daya Tahan Tubuh

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Sangat penting membuat sistem kekebalan tubuh berfungsi sebaik mungkin agar terhindar dari penyakit dan infeksi virus. Cara paling mudah meningkatkan daya tahan tubuh adalah memperhatikan pola makan, menjaga pola tidur, dan mengelola stres.

Profesor Imunologi Nutrisi di Universitas Southampton, Philip Calder, menganjurkan untuk mengonsumsi makanan alami yang bernutrisi. Sebisa mungkin, hindari asupan gula, garam, dan lemak jenuh yang berlebihan.

Dia merekomendasikan asupan aneka buah dan sayuran setiap hari. Selain itu, pilih gandum dan makanan dengan kandungan serat yang lebih tinggi, serta makanan kaya protein seperti kacang-kacangan, ikan, telur, daging, dan produk alternatif susu.

Menurut Calder, ada sejumlah vitamin dan mineral penting untuk mengoptimalkan kekebalan tubuh. Nutrisi itu adalah vitamin A, vitamin B6, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, vitamin E, folat, zat besi, tembaga, selenium, dan zinc.

Vitamin A bisa didapatkan dari keju, telur, ikan berminyak, susu, hati, dan yogurt. Makanan kaya beta-karoten juga akan diolah tubuh menjadi vitamin A seperti jeruk, paprika merah, wortel, ubi jalar, sayuran berdaun hijau, mangga, pepaya, dan aprikot.

Untuk mendapat vitamin B6, bisa mengonsumsi unggas, ikan, roti, gandum utuh, telur, sayuran, kacang kedelai, kacang tanah, susu, dan kentang. Sementara folat terkandung dalam brokoli, kubis, bayam, kangkung, kacang polong, serta buncis.

Asupan vitamin B12 termuat di daging sapi, salmon, sarden, ikan cod, susu, keju, telur, dan sereal terfortifikasi. Bagi vegan, cukup sulit mendapatkannya dari makanan alami sehingga ada baiknya meminum suplemen dengan dosis harian 1,5 mikrogram vitamin B12.

Vitamin C bisa didapat dari jeruk, paprika merah, paprika hijau, stroberi, blackcurrant, brokoli, kecambah Brussel, dan kentang. Sementara, vitamin E terkandung dalam minyak zaitun dan minyak nabati lain, juga kacang-kacangan, biji-bijian, alpukat, dan ikan.

Tidak banyak sumber vitamin D dalam makanan, karena tubuh mendapat sebagian besar nutrisi ini dari matahari. Sangat disarankan berjemur santai atau berolahraga sehingga terpapar sinar matahari di wajah dan lengan selama sekitar 20 menit.

Untuk mendapat zat besi, masukkan hati, daging merah, kacang-kacangan, aprikot kering, beras merah, serta sayuran berdaun hijau gelap dalam menu. Terakhir, konsumsi makanan seperti daging, kerang, susu, roti dan sereal yang banyak mengandung zinc.

Makan makanan yang seimbang dan bervariasi lebih memungkinkan seseorang mendapat semua asupan nutrisi yang dibutuhkan. Bagi ibu hamil, sebaiknya tidak mengonsumsi suplemen apapun kecuali vitamin D dan asam folat jika diperlukan, dikutip dari laman Which.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *