Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Facebook Bangun 1500 Unit Rumah untuk Karyawannya

taufiqurokhman.com (California) – Jejaring sosial terbesar di dunia, Facebook ternyata tak hanya menyusun strategi untuk mengembangkan bisnisnya di dunia online. Perusahaan milik Mark Zuckerberg ini dilaporkan tengah mencari tempat tinggal yang terjangkau bagi karyawan dengan mengusulkan pembangunan ribuan unit rumah di dekat kantor pusatnya di Silicon Valley, San Francisco Bay Area, California, Amerika Serikat.

FB OfficeFacebook pada Jumat 7 Juli 2017 mengusulkan untuk memulai pembangunan mandiri untuk pertama kalinya. Rencananya, Facebook akan membangun 1.500 unit rumah. Lingkungan di kawasan San Francisco Bay tak dilengkapi untuk masuknya ribuan orang yang bekerja di Silicon Valley. Hal ini membuat harga rumah dan perjalanan yang ditempuh karyawan cukup jauh. Pengusaha yang berada di lokasi tersebut telah mengatasi masalah itu dengan menawarkan bus yang dilengkapi internet kepada karyawannya.

Seperti dilansir Ubergizmo, Senin (10/7/2017), Facebook bahkan menawarkan setidaknya insentif USD10.000 kepada karyawannya untuk tinggal lebih dekat dengan kantornya. Facebook ingin mengambil langkah lain yang lebih jauh, dengan membangun sebuah ‘desa’ di Menlo Park yang akan menampung 1,75 juta kaki persegi untuk ruang kantor, 125.000 kaki persegi ruang retail, dan 1.500 unit rumah.

Bukan hanya untuk karyawannya, perusahaan juga menyebutkan bahwa unit perumahan terbuka untuk semua orang. Rumah yang dibangunnya dipatok dengan biaya yang lebih terjangkau dibanding harga pasar. Facebook bukanlah satu-satunya perusahaan yang melakukan gebrakan untuk mengatasi masalah karyawan. Perusahaan induk Google yakni Alphabet juga dikabarkan tengah membangun 300 apartemen modular untuk perumahan karyawan.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *