Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

DPP IKA STKS-POLTEKESOS Bandung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir se-Jabotabek

taufiqurokhman.com (Lebak) – Akibat curah hujan yang sangat tinggi, mulai Selasa, (31/12/2019) hingga Rabu sore (01/01/2020), sejumlah wilayah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) kebanjiran. Ada yang banjir dengan skala ringan hingga banjir bandang karena debit air semakin memuncak karena kiriman dari beberapa bendungan.

Akibat banjir tersebut banyak korban jiwa dan puluhan ribu diungsikan ke lokasi-lokasi yang tidak terdampak. Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB), hingga Jumat (03/01/2020), korban meninggal berjumlah 47 orang.

Masih menurut BNPB, jumlah korban meninggal terbanyak terdata di Kabupaten Bogor 16 orang. Lalu tujuh orang meninggal di Jakarta Timur, dan masing-masing 3 korban meninggal di Kota Depok dan Kota Bekasi. Kemudian, terdapat masing-masing 1 korban meninggal di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Kota Bogor, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Bekasi. Sedangkan, di Lebak terdata delapan korban jiwa akibat banjir bandang.

Adapun penyebab kematian adalah terseret arus banjir, tertimbun tanah longsor, tersengat listrik dan hipotermia. Sementara itu jumlah pengungsi bertambah menjadi 173.064 orang atau 39.627 KK.

Demikian banyaknya korban terdampak banjir tersebut  Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS ) yang sekarang bernama Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung turut ambil bagia memberikan bantuan kepada korban bencana banjir, tersebut utamanya akibat korban banjir bandang di Pos Lebak Gedong Kabupaten Lebak, Sabtu (04/01/2020).

Penyaluran bantuan diserahkan oleh perwakilan IKA Provinsi Banten, Sukma Sandi kepada korban bencana yang berada di pos pengungsian Lebak Gedong, lokasi paling parah yang terkena bencana banjir.

“Jangan dilihat dari nilainya, namun bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada korban bencana alam,” Sukma Sandi.

Lebih jauh Sukma Sandi menjelaskan, selain dalam bentuk sembako dan perlengkapan sehari-hari, alumni dari kampus pencetak pekerja sosial di Indonesia ini memberikan bantuan layanan dukungan psikososial kepada korban bencana. Layanan ini diberikan untuk memulihkan kondisi psikis pasca bencana.

Tak dipungkiri, banjir kali ini memang cukup parah dan banyak menelan korban. Dan ada sekitar 96 titik genangan air hingga hari Kamis (02/01/2020). Pada hari Jumat (03/01/2020) sudah banyak yang surut tinggal beberapa titik dan saat ini masyarakat banyak yang sudah kembali ke rumahnya meninggalkan tempat pengungsiannya

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) atau yang sekarang disebut Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, Pepen Nazarudin mengaku sangat prihatin dengan kondisi banjir saat ini.

Pepen Nazarudin yang saat ini menjadi Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial mengatakan, banjir kali sungguh luar biasa. Namun demikian dia juga sangat senang karena respons masyarakat di lapangan yang saling bekerjasama dan bahu membahu saling menolong akibat adanya bencana banjir tersebut.

“Semoga bencana Banjir ini bisa segera berakhir. Tapi, melihat semangat gotong royong dan kebersamaan dari masyarakat yang juga dibantu oleh para aparat TNI dan kepolisian serta aparat Birokrasi, kita yakin bencana ini bisa diatasi dengan baik,” uar Pepen Nazarudin.

Selain di Kabupaten Lebak DPP IKA STKS POKTEKSOS Bandung juga memberikan bantuan di kabupaten Bogor dengan mendirikan Posko Bantuan. Bahkan ketua DPP IKA STKS POKTEKESOS juga turun langsung di Tangerang bersama rombongan pengurus IKA STKS Poktekesos Bandung.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *