Subscribe to newsletter

Subscribe to the newsletter and you will know about latest events and activities. Podpisyvayse and you will not regret.

Desa Tertua di Dunia Ini Berusia 14.000 Tahun

taufiqurokhman.com (Jakarta) – Sebuah desa kuno di Amerika Utara disebut sebagai yang tertua di dunia. Desa tersebut ditemukan selama misi eskavasi di sebuah pulau bernama British Columbia. Para ilmuwan memercayakan jika usia dari desa tersebut sekitar 14.000 tahun dan lebih kuno dibandingkan piramida di Mesir. Lokasi ditemukannya sendiri yakni di Triquet Island, sekitar 500 kilometer dari Victoria, Kanada.

Beberapa ilmuwan mengatakan mereka telah menemukan beberapa peninggalan kuno seperti alat pemantik api, kail ikan, dan tombak yang berasal dari zaman es. Semua benda tersebut menjadi gambaran bagaimana bagian Amerika Utara dihuni saat itu.

Eskavasi atau penggalian benda-benda bersejarah tersebut dilakukan oleh seorang mahasiswa PhD jurusan antropologi di University of Victoria dan peneliti dari Institute Hakai. Alisha Gauvreau, mahasiswa yang mengikuti penelitian tersebut mengatakan bahwa mereka sempat tak percaya bahwa eskavasi yang mereka lakukan akan berhasil menemukan benda bersejarah tersebut. “Saya ingat pertama kalinya ke tempat itu dan berdiri di atasnya, (menyadari) bahwa ini benar-benar tua. Hal ini dapat mengubah cara pikir kita bagaimana wilayah Amerika Utara dihuni oleh orang-orang pada saat itu,” katanya dikutip dari The Independent, Kamis (3/7/2017).

Beberapa ahli meyakini bahwa telah terjadi migrasi manusia yang terjadi di kawasan British Columbia. Selain itu penelitian tersebut juga masih memiliki kecocokan dengan sejarah Heiltsuk Nations, yakni pemerintahan pertama di kawasan tersebut. Berdasarkan kisah Heiltsuk Nations, beberapa desa yang berada kawasan pesisir telah hilang dari beberapa generasi.

William Housty, salah seorang dari Heiltsuk Nations mengatakan bahwa temuan arkeolog itu mungkin dapat menjadi bukti adanya peradaban tersebut. “Untuk memikirkan bagaimana cerita (peradaban di British Columbia) dapat terselamatkan, hanya dapat didukung oleh bukti arkeologi yang menakjubkan ini,” kata William.

Dr. Taufiqurokhman, M.Si adalah seorang mantan DPRD Banten yang saat ini bekerja sebagai dosen di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *